Breaking News:

Berita Bulungan Terkini

Gelar Ritual Tolak Bala di Bulan Safar, Suku Tidung Tak Lepas dari Kepercayaan Adanya Hari Naas

Ratusan warga Desa Salimbatu berkumpul di Baloi Adat Tidung, Desa Salimbatu. Warga berkumpul mengelilingi meja panjang yang di atasnya sudah tersedia

Editor: Rahmad Taufiq
TRIBUNKALTARA.COM/MAULANA ILHAMI FAWDI
Ketua Panitia Pelaksanaan Tradisi Tolak Bala 1.000 Ketupat, Ilhamsyah. Ia mengatakan, tradisi sakral tolak bala ini dimaksudkan untuk berdoa dan berharap kepada Tuhan agar dijauhkan dari segala marabahaya. TRIBUNKALTARA.COM/MAULANA ILHAMI FAWDI 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR - Ratusan warga Desa Salimbatu berkumpul di Baloi Adat Tidung, Desa Salimbatu.

Warga berkumpul mengelilingi meja panjang yang di atasnya sudah tersedia ribuan ketupat.

Setelah doa dipanjatkan tetua adat, ribuan ketupat tersebut dibagikan kepada tiap hadirin yang datang.

Kegiatan ini adalah bagian dari tradisi Tolak Bala yang rutin dilakukan oleh Suku Tidung setiap akhir bulan Safar penanggalan hijriah.

Menurut Ketua Panitia Pelaksana Tradisi Tolak Bala, Ilhamsyah, tradisi sakral ini dimaksudkan untuk berdoa dan berharap kepada Tuhan agar dijauhkan dari segala marabahaya.

Baca juga: Budaya Suku Tidung di Bulan Safar, Gelar Tradisi Tolak Bala

Baca juga: Ingin Kembangkan Adat Istiadat Suku Tidung, Bupati Ibrahim Ali Sebut Perlu Ada Dewan Kesenian Daerah

Baca juga: Tradisi Tolak Bala Rencananya Dijadikan Agenda Rutin Tahunan Pemkab Tana Tidung

"Kegiatan ini adalah kegiatan yang kami sakralkan yang menjadi budaya turun temurun adat Tidung," kata Ilhamsyah, Rabu (6/10/2021).

"Utamanya untuk memohon doa sehingga kita dijauhkan dari segala marabahaya dan lainnya," tambahnya.

Adapun jumlah 1.000 ketupat yang disediakan, Ilhamsyah mengatakan hal tersebut melambangkan kebersamaan antarwarga.

Hal ini juga sesuai dengan tema yang diambil pada tradisi Tolak Bala kali ini, yakni Pebais Rasa, Petawoy de Bala atau mempertahankan kebersamaan untuk menjauhkan segala bahaya.

Sehingga dia berharap kebersamaan dan persatuan antarsuku dan agama di Bulungan juga dapat terus terjalin.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved