Breaking News:

Virus Corona di Tarakan

Kota Tarakan Dapat Jatah 44.000 Dosis Vaksin Pfizer

ubir Satgas Penanganan Covid-19 Kota Tarakan, dr. Devi Ika Indriarti mengatakan Kota Tarakan bakalan mendapatkan alokasi vaksin jenis Pfizer

Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/ANDI PAUSIAH
Kegiatan vaksinasi di Gedung Wanita belum lama ini di Kota Tarakan. TRIBUNKALTIM.CO/ANDI PAUSIAH 

TRIBUNKALTIM.CO,TARAKAN - Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Kota Tarakan, dr. Devi Ika Indriarti mengatakan Kota Tarakan bakalan mendapatkan alokasi vaksin jenis Pfizer.

“Kita mau kedatangan vaksin itu dalam jumlah banyak,” ujarnya.

Jadi ke depan jadwal vaksinasi bakalan padat dan ada setiap hari. Sebelumnya vaksin jenis Moderna sudah didistribusikan di masing-masing puskesmas.

“Kemarin jenis Moderna di puskesmas. Nanti bakal didistribukan lagi ke puskesmas karena harus habis dalam waktu sebulan,” jelasnya.

Vaksin jenis Pvizer ini sendiri ditarget harus habis dalam sebulan. Perlakuannya sendiri lebih ekstrem dari Moderna.

Baca juga: Vaksinasi Covid-19 di Samarinda, Pangdam VI/Mulawarman Mayjen TNI Heri Wiranto: Beri 20 Ribu Dosis

Baca juga: Peringati HUT ke-76, TNI & Polri Bersama Unmul Samarinda Vaksinasi di Fakultas Kesehatan Masyarakat

Baca juga: Golkar Kaltim Terus Sebar 30.000 Vaksin untuk Warga demi Percepat Pencapaian Herd Immunity

“Perawatannya, penanganannya, penyimpanannya harus benar-benar diperhatikan,” tegasnya.

Adapun masyarakat yang bingung mendapatkan vaksinasi, bisa mendaftarkan diri ke RT untuk kemudian melaksanakan vaksinasi ke puskesmas terdekat.

“Lewat RT daftarnya. Kesulitassn teman-teman di Puskesmass kebanyakan misalnya daftar 50, begitu akan vaksin yang datang tidak semuanya 50 orang,” ujarnya.

Ia melanjutkan, total ada sekitar 44 ribu dosis jenis vaksin Pvizer bakal tiba di Kota Tarakan. Tingkat efikasi sendiri, Pvizer dan Moderna kurang lebih sama lanjut dr. Devi.

“Berdasarkan riset penelitiannya, umur 18 tahun sampai sekian, di atas itu 84 persen. Kurang lebih dengan Moderna,” jelasnya.

Baca juga: Cakupan Vaksinasi Dosis Pertama di Malinau Capai 51%, Pemkab Salurkan Vaksin Sasar Murid SMA

Penyuntikannya lanjut dr. Devi sama dengan Sinovac dan AstraZeneca, disuntik dua kali dengan jeda waktu minimal 21 hari.

“Akan tiba dalam waktu dekat, ditunggu saja,” pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved