Sabtu, 25 April 2026

Liga Italia

Update Liga Italia, AC Milan Khawatir Performa Brahim Diaz, Real Madrid Mengintai, Respon Maldini

Update Liga Italia, AC Milan Khawatir Performa Brahim Diaz, Real Madrid Mengintai, Respon Maldini

Editor: Rafan Arif Dwinanto
MIGUEL MEDINA/AFP
Pemain AC Milan Brahim Diaz merayakan kemenangan di Liga Italia. Brahim Diaz akan dipermanenkan AC Milan 

TRIBUNKALTIM.CO - Performa Brahim Diaz yang sangat apik di Liga Italia Serie A dan Liga Champions membuat AC Milan khawatir.

Pasalnya, Real Madrid sebagai klub pemilik pemain bernomor punggung 10 bisa menariknya kapan saja.

Diketahui, Real Madrid meminjamkan Brahim Diaz selama 2 musim ke AC Milan.

Meski demikian, Carlo Ancelotti bisa menggunakan jasanya.

Sekadar informasi, Brahim Diaz tampil luar biasa menggantikan Hakan Calhanoglu yang hengkang.

Baca juga: Menang Lawan Taiwan, Shin Tae-yong Bongkar Kelemahan Timnas Indonesia, Ada yang Mirip Persib Bandung

Baca juga: Update Liga Italia, Bukan Hanya Kessie, Bennacer Bisa Tinggalkan AC Milan, Harga Murah Peminat Antre

Baca juga: Nasib Donnarumma Tampil di Publik AC Milan, Mancini Langsung Geram, Spanyol Buat Rekor Italia Ambyar

Paolo Maldini pun tampak bergerak cepat untuk memermanenkan Brahim Diaz seperti Fikayo Tomori.

Dilansir dari Tribun Jogja dalam artikel berjudul AC MILAN: Paolo Maldini Berniat Permanenkan Brahim Diaz, AC Milan disebut berniat untuk mengontrak Brahim Diaz secara permanen setelah penampilan gemilang sebagai playmaker tim.

Pemain nomor 10 Rossoneri tersebut bergabung dengan status pinjaman selama satu musim dari Real Madrid pada musim panas 2020.

Lalu pemain Spanyol itu direkrut kembali dari Real Madrid selama musim panas dengan status pinjaman dua tahun.

Meskipun awalnya pemain Spanyol itu kesulitan beradaptasi, beberapa kontribusinya menjelang akhir musim cukup meyakinkan manajemen untuk membawanya kembali.

Direktur AC Milan Rossoneri Paolo Maldini dan Ricky Massara disebut ingin mengontraknya secara permanen, seperti dikutip TribunJogja.com dari il Corriere dello Sport via MilanNews.

Namun Los Blancos akan memiliki keputusan terakhir karena mereka memiliki pembelian kembali yang disertakan sebagai bagian dari kesepakatan.

Kedua pihak akan membicarakannya nanti mengingat mereka memiliki waktu hingga musim panas 2023 untuk membuat keputusan.

Namun yang pasti, AC Milan dipastikan memiliki keinginan besar untuk memepermanenkan Brahim Diaz dari Real Madrid seperti pada Fikayo Tomori dari Chelsea.

Laporan lain menyebut bahwa Rossoneri telah berpikir untuk mengontrak Brahim Diaz dengan kontrak permanen dari Real Madrid.

Pemain Spanyol itu telah menunjukkan peningkatan pesat dengan mencetak 4 gol dan 2 assist di Serie A dan Liga Champions.

Perkembangannya yang terjadi itu di tengah keraguan setelah hengkangnya Hakan Calhanoglu ke Inter Milan di musim panas lalu dengan status bebas transfer.

Calciomercato.com menyebut, bahwa rahasia moncernya performa Brahim Diaz adalah hubungannya dengan pelatih kepala Stefano Pioli yang dianggap sebagai sosok ayah.

Pemain berusia 22 tahun itu juga dekat dengan semua rekan satu timnya yang membuatnya tidak ingin mempertimbangkan tawaran lain yang datang untuknya.

Kesepakatan dengan Real Madrid adalah sebagai berikut: €3 juta untuk pinjaman dua tahun dan €19 juta untuk membuat kesepakatan menjadi permanen.

Akan ada waktu untuk membuat semua penilaian yang tepat tetapi baik Maldini dan Massara sudah memiliki niat untuk mengaktifkan klausul tersebut.

Real Madrid memiliki pembelian kembali seharga € 27 juta, dan impian Brahim adalah mengenakan serragam Los Blancos, tetapi masa depannya masih terbuka lebar.

Baca juga: Update Liga Italia, Maldini Gerak Cepat Amankan Junior Saelemaekers, Saingan Brahim Diaz di AC Milan

Respon Brahim Diaz?

Brahim Diaz sebelumnya menyatakan tidak memikirkan kemungkinan untuk kembali ke Real Madrid.

Playmaker asal Spanyol tersebut juga menegaskan bahwa Rossoneri dapat memenangkan gelar Serie A musim ini.

Pemain berusia 22 tahun itu telah menghabiskan satu musim dengan mencetak tujuh gol dalam 39 penampilan bersama klub Merah-Hitam.

“AC Milan adalah tim yang hebat, saya merasakan kasih sayang dari klub dan para penggemar,” kata Brahim Diaz kepada AS via Football Italia.

“Saya memiliki waktu yang baik tahun lalu dan sekarang saya juga sangat senang berada di sini.

Brahim Diaz mengawali musim ini dengan baik setelah empat gol dalam tujuh penampilan di semua kompetisi berseragam AC Milan

Pemain Spanyol tersebut bisa kembali ke Real Madrid dalam waktu kurang dari dua tahun mendatang.

Ancelotti, pada musim panas lalu mengatakan bahwa Diaz adalah pemain yang sangat penting untuk Los Merengues.

Namun, gelandang pengatur serangan itu menegaskan hanya akan fokus pada waktunya bersama Rossoneri saat ini.

“Saya tidak berpikir tentang itu (kembalinya Real Madrid), sungguh,” katanya.

“Saya menikmati saat ini dan saya senang (berada di Milan). Saya ingin terus membantu Milan dengan gol, assist dan yang terpenting, banyak pekerjaan.

Namun ia mengakui tetap memberikan hormat kepada pelatih Los Blancos saat ini Calro Ancelloti setelah apa yang dikatakan tentangnya.

“Saya sangat berterima kasih padanya (Carlo Ancelotti), tetapi saat ini saya fokus pada Milan.”

Rossoneri telah merebut lima kemenangan dan sekali imbang melawan Juventus dalam enam pertandingan pembukaan mereka musim ini.

Hingga giornata 6 atau pekan keenam, pasukan Stefano Pioli hanya terpaut dua poin dari pemuncak klasemen, Napoli yang mengantongi 18 poin.

Tentang performa gemilang Rossoneri di awal kompetisi 2021, Brahim Diaz yakin Rossoneri bisa meraih Scudetto musim ini.

“Ya, ini akan menjadi pertarungan yang seimbang, dengan banyak tim yang terlibat,” katanya tentang peluang Scudetto.

“Saya pikir kami telah tampil dengan sangat baik. Kami fokus pada satu pertandingan pada satu waktu, tetapi kami memiliki tim dengan bakat dan lingkungan yang memadukan pemain muda dan berpengalaman dengan sempurna,” katanya.

Diaz pun berjanji akan memberikan segala yang dia punya bersama seluruh pemain untuk meraih yang terbaik bersama AC Milan. "Kami akan berjuang sampai akhir."

Baca juga: Update Liga Italia, Inter Milan Singkirkan Sanchez, Inzaghi Lirik The Next Cavani Penghancur Barca

Curva Sud ciptakan chant

Musim lalu, Brahim Diaz kesulitan bersaing dengan Hakan Calhanoglu untuk menembus skuad utama Stefano Pioli.

Dan kepergian pemain asal Turki itu menjadi peluang emas bagi pemain pinjaman Real Madrid itu untuk bersinar dan semuanya mulai menunjukkan terangnya.

Pemain bertubuh 170 cm itu mencetak gol kesepuluhnya untuk Rossoneri kemarin tetapi yang pertama di liga di kandang.

Di musim panas, manajemen memutuskan untuk memperpanjang masa pinjaman mantan pemain Manchester City dan dia terus memberikan bukti.

Diaz dianggap mampu menunjukkan visi dan sentuhan yang menentukan lebih dari pemain sebelumnya untuk memakai No.10 yang terkenal.

Ia mungkin tidak akan diperhatikan selama satu jam, tetapi dia selalu menemukan cara untuk mencuri perhatian lewat gerakan dan ancamannya serta kemampuan mencetak gol penentu.

Pioli memanfaatkan kualitas playmaker-nya, termasuk mengurangi tugas bertahannya saat tim kehilangan bola untuk lebih banyak berada di antara lini tengah dan depan.

Bahkan fans garis keras Ultras Milan Curva Sud telah memiliki chant khusus untuk Brahim Diaz, seperti yang dinyanyikan setelah mencetak gol melawan Venezia.

“Kami telah datang dari jauh, kami telah datang dari jauh, untuk melihat Brahim (Diaz) mencetak gol...”

Lagu itu adalah yang sama dinyanyikan untuk ikon klub sebelumnya, Ricardo Kaka, dan itu menunjukkan seberapa besar kepercayaan suporter Rossoneri terhadap Diaz.

Sebelumnya, saat kembali ke San Siro, Diaz langsung menerima untuk memakai jersey nomor 10 yang ditinggalkan Calhanoglu.

“Ada peluang, dan saya mengambilnya (Kaus nomor 10),” kata Brahim.

“Ini adalah No. 10 yang membawa kepemimpinan, tetapi saya tidak takut dengan tekanan, itu memberi saya energi.

Mantan pemain Manchester City itu pun menegaskan dirinya bahagia bisa kembali ke Milan untuk berjuang bersama skuad Stefano Pioli dan suporter sejati Rossoneri.

“Saya sangat senang bisa kembali ke Milan, di klub hebat ini, dengan basis penggemar hebat yang telah menyambut saya. Merupakan kesenangan dan kehormatan untuk berada di sini lagi.

Meski sebelumnya seragam nomor 10 banyak dikenakan oleh legenda-legenda besar AC Milan, Diaz mengklaim ia tidak meraka tertekan dengan hal itu.

“Dalam sejarah Milan, banyak pemain hebat mengenakan nomor punggung 10, tapi saya menikmati tekanannya.

“Saya memiliki karakter. Saya bertanggung jawab dan saya berharap untuk berjuang dengan seragam ini dan untuk mengekspresikan diri saya yang terbaik.”

Baca juga: Bursa Transfer Liga Italia, AC Milan Rela Bayar Mahal Demi Penerus Ibrahimovic, Terbukti di Serie A

“Tahun ini kami harus mengulangi (prestasi) diri kami sendiri, berjuang untuk Scudetto dan di semua kompetisi lainnya.

“Saya mengharapkan tim untuk berkomitmen penuh, bertarung di semua kompetisi dan menjadi tim papan atas Serie A.

Namun ia mengakui bahwa apa yang dikatakannya tidaklah akan mudah untuk diraih, tetapi pengalaman berada di puncak klasemen musim lalu bisa menjadi modal dan pelajaran positif.

“Itu tidak akan mudah karena ada lawan yang hebat, tetapi kami adalah tim yang kuat.

“Pengalaman tahun lalu di puncak akan sangat berguna. Kami harus memberikan segalanya untuk menjadi kompetitif dan tetap di puncak.” (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved