Breaking News:

Virus Corona

Soal Vaksin Zifivax, MUI tak Temukan Penggunaan Material Haram dan Najis

Kali ini ada lagi vaksin Covid-19 terbaru yang diproduksi dari negeri Tirai Bambu, China yang disebut Vaksin Zifivax

Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTARA.COM/ANDI PAUSIAH
Ilustrasi vaksinasi Covid-19 ke warga Kota Tarakan, Provinsi Kalimantan Utara. Majelis Ulama Indonesia (MUI) resmi menyatakan vaksin Covid-19 produksi perusahaan China, Anhui Zhifei Longcom Biopharmaceutical yaitu Vaksin Zifivax sebagai vaksin yang halal dan suci. TRIBUNKALTARA.COM/ANDI PAUSIAH 

TRIBUNKALTIM.CO, JAKARTA - Kali ini ada lagi vaksin Covid-19 terbaru yang diproduksi dari negeri Tirai Bambu, China yang disebut Vaksin Zifivax

Vaksin tersebut diproduksi oleh perusahaan bernama Anhui Zheifei Longcom Biopharmaceutical. 

Kabarnya, vaksin Covid-19 Zifivax berdasarkan uji klinik menunjukan efikasi yang mampu melawan varian baru seperti Alfa, Beta, Delta, maupum Gamma.

Hal itu disampaikan Kepala Badan POM RI Penny K. Lukito dalam konferensi pers virtual penerbitan izin penggunaan darurat izin penggunaan darurat atau emergency use authorization (EUA) pada vaksin tersebut pada Kamis 7 Oktober 2021.

Baca juga: Plaza Balikpapan akan Gelar Vaksinasi Covid-19, Sediakan 1000 Dosis

Baca juga: Antusiasme Vaksinasi Covid-19 pada Pengemudi Angkutan Umum dan Ojol Samarinda

Baca juga: Danrem 092 Maharajalila Klaim Puluhan Ribu Masyarakat Kaltara Terima Suntikan Vaksin Covid-19

Penny memaparkan, vaksin asal produsen vaksin produksi perusahaan Anhui Zhifei Longcom Biopharmaceutical asal China ini menunjukkan eksistensi terhadap varian Alfa sebesar 92,93 persen, varian Gamma 100 persen, Delta 77,47 persen, serta Kappa 90 persen.

"Vaksin diberikan 3 kali suntikan secara intramuskular dengan interval pemberian 1 bulan dosis vaksin diberikan dalam setiap kali suntikan adalah 0,5 ml," ujar Penny.

Menanggapi munculnya vaksin Zifivax, kemudian pihak Majelis Ulama Indonesia memberikan pernyataan terkait status hukumnya secara syariat agama Islam. 

Majelis Ulama Indonesia (MUI) resmi menyatakan vaksin Covid-19 produksi perusahaan China, Anhui Zhifei Longcom Biopharmaceutical yaitu Vaksin Zifivax sebagai vaksin yang halal dan suci.

Baca juga: Nonton di Bioskop Pengunjung Harus Sudah 2 Kali Vaksin Covid-19 dan Ada Batasan Usia

Ketua MUI Bidang Fatwa Asrorun Niam Sholeh mengatakan, Vaksin Zifivax ini dinyatakan halal dan suci setelah dilakukan pengkajian dari aspek teknis dan syar'i oleh tim auditor MUI.

"Di dalam proses produksinya memenuhi standar halal dan juga tidak ditemukan penggunaan material yang haram dan najis," ujarnya dalam konferensi pers di Kantor MUI, Jalan Proklamasi No.41, Menteng, Jakarta, Sabtu (9/10/2021).

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved