Breaking News:

Berita Nasional Terkini

Anies Baswedan Diminta Setop Bohong Soal Mundurnya Pilkada, Gubernur DKI Jakarta Akui Siap Kampanye

Anies Baswedan diminta setop mengumbar kebohongan perkara mundurnya Pilkada, Gubernur DKI Jakarta itu akui sudah siap kampanye di tahun 2023.

Dokumentasi Pemprov DKI Jakarta
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bersama wakilnya, Achmad Riza Patria, dalam konferensi pers. Anies Baswedan diminta setop mengumbar kebohongan perkara mundurnya Pilkada, Gubernur DKI Jakarta itu akui sudah siap kampanye di tahun 2023. 

TRIBUNKALTIM.CO - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan diminta setop mengumbar kebohongan perkara mundurnya Pilkada DKI Jakarta \.

Baru-baru ini secara terang-terangan Anies Baswedan mengakui sudah siap melakukan kampanye Pilkada DKI Jakarta pada tahun 2023 mendatang.

Orang yang meminta Anies Baswedan berhenti berbohong adalah Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetyo Edi Marsudi.

Secara tegas ia meminta Gubernur Anies Baswedan berhenti berbohong mengenai mundurnya proses Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta.

Dari apa yang diungkapkan ke publik, Anies Baswedan seolah-olah membentuk narasi seakan Pemerintah Pusat sengaja memundurkan Pilkada sampai 2024.

"Jangan membuat seakan-akan Pemerintah Pusat mengundurkan Pilkada DKI Jakarta untuk mengganjal ambisi politik Anies Baswedan," kata Prasetyo dalam keterangan tertulis, Minggu (10/10/2021) dikutp dari Kompas.TV.

Informasi selengkapnya ada dalam artikel ini.

Baca juga: Batal di Monas, Opsi Anies Baswedan Pindahkan Formula E di Pantai Reklamasi yang Dibangun Era Ahok

Baca juga: Keliling Indonesia Usai Masa Gubernur DKI Berakhir, Kode Anies Baswedan Start Kampanye Pilpres 2024?

Baca juga: ALASAN Prabowo Subianto Maju jadi Calon Presiden di Pilpres 2024, Bocor dari Rakorda Gerindra Sulsel

Lebih lanjut Prasetio menjelaskan, pelaksanaan Pikada sudah diatur dalam Undang-Undang Nomor 10 tahun 2016 yang disahkan setahun sebelum Anies Baswedan menjadi Gubernur.

Dalam Undang-Undang itu disebutkan secara tegas bahwa pelaksanaan Pilkada DKI Jakarta dilaksanakan pada 2024.

Pasal 201 ayat 8 menyebut, "Pemungutan suara serentak nasional dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Walikota dan Wakil Walikota di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia dilaksanakan pada bulan November 2024."

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved