Breaking News:

CPNS 2021

Ini Syarat Peserta Ujian Susulan SKD CPNS Kaltara yang Positif Covid-19

Pelaksanaan seleksi kompetensi dasar atau SKD CPNS Kaltara yang berlangsung sejak 13 September lalu resmi berakhir hari ini

TRIBUNKALTIM.CO/MAULANA ILHAM FAWDI
Peserta SKD CPNS Kaltara saat menjalani swab antigen di area CAT BKD Kaltara.TRIBUNKALTIM.CO/MAULANA ILHAM FAWDI 

TRIBUNKALTIM.CO,TANJUNG SELOR- Pelaksanaan seleksi kompetensi dasar atau SKD CPNS Kaltara yang berlangsung sejak 13 September lalu resmi berakhir hari ini.

Kendati demikian, masih ada beberapa peserta yang harus mengikuti ujian di luar tanggal yang telah ditentukan.

Peserta tersebut ialah para peserta yang mengikuti ujian susulan, karena sebelumnya terkonfirmasi positif Covid-19.

Menurut Koordinator SKD CPNS dari BKD Kaltara, Juliansyah, sepanjang pelaksanaan SKD berlangsung, terdapat 24 peserta yang terpapar Covid-19 dan telah mengajukan ujian susulan.

Dari 24 peserta tersebut, 17 peserta diataranya telah mengikuti ujian susulan, menyisakan 7 peserta yang belum mengikuti ujian susulan.

Baca juga: INFO CPNS Kaltim: Begini Cara Cek Keaslian Sertifikat SKD CPNS 2021

Baca juga: Persiapan Ujian SKD CPNS 2021, Berikut Bank Soal Tes Analogi Lengkap dengan Kunci Jawaban

Baca juga: Jangan Sampai Tertipu, Seluruh Tahapan Seleksi CPNS 2021 Gratis dan Transparan

"Dari 24 peserta yang positif, yang sudah susulan 17 peserta, sisa 7 peserta yang belum," kata Juliansyah, Minggu (10/10/2021).

Ia menjelaskan, 2 peserta diantaranya dijadwalkan mengikuti ujian pada hari Senin besok di Laboratorium CAT BKD Kaltara.

Sedangkan peserta lainnya akan mengikuti ujian susulan pada 21 Oktober mendatang di UPT BKN Tarakan.

"Besok dijadwalkan ada 2 orang, sisanya di tanggal 21 Oktober, itu di UPT BKN Tarakan, untuk satu sesi saja," jelasnya.

Berdasarkan ketentuan yang ada, para peserta ujian susulan harus melampirkan hasil negatif Covid-19 dari tes polymerase chain reaction atau PCR.

"Untuk yang susulan itu harus membuktikan PCR negatif Covid-19," ucapnya.

Namun, lampiran hasil negatif tes PCR hanya diwajibkan bagi para peserta yang berdomisili di Tanjung Selor, Tarakan dan luar Kaltara, atau lokasi dimana Laboratorium PCR tersedia.

Adapun peserta yang berdomisili di Nunukan, Malinau dan Tana Tidung tidak diwajibkan melampirkan hasil tes PCR, melainkan cukup melampirkan hasil negatif Covid-19 dari tes swab antigen.

Baca juga: TAK KALAH dengan CPNS! Inilah Gaji PPPK Bila Lulus, Cek Juga Kebijakan Afirmasi PPPK 2021 Terbaru

"Untuk PCR itu hanya Tanjung Selor dan Tarakan dan luar Kaltara, karena sudah ada lokasi tes PCR," ujarnya.

"Tapi kalau yang tidak punya fasilitas PCR seperti di Nunukan, Malinau dan Tana Tidung itu bisa gunakan rapid antigen," tuturnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved