Breaking News:

CPNS 2021

Kisah Guru Honorer di Nunukan Lulus Tes PPPK, Sempat Batal Ujian karena Hasil Swab Antigen Reaktif

Salah seorang peserta PPPK 2021 asal SMAN 1 Nunukan bernama Sugiartono. Ia merupakan guru Penjasorkes yang melamar pada bidang formasi dan sekolah ya

Editor: Rahmad Taufiq
TRIBUNKALTIM.CO/FEBRIANUS FELIS
Ilustrasi pelaksanaan seleksi PPPK Fungsional Guru tahun 2021 di SMKN 1 Nunukan, Senin (13/09/2021).TRIBUNKALTIM.CO/FEBRIANUS FELIS 

TRIBUNKALTIM.CO, NUNUKAN - Salah seorang peserta PPPK 2021 asal SMAN 1 Nunukan bernama Sugiartono.

Ia merupakan guru Penjasorkes yang melamar pada bidang formasi dan sekolah yang sama.

Guru honorer lima tahun itu menuturkan dirinya sempat batal ujian PPPK pada 14 September lalu, lantaran hasil swab antigen sehari sebelumnya reaktif.

"Saya sempat down juga, karena ini merupakan ujian pertama bagi saya. Sebenarnya 8 hari sebelum swab, saya sudah sakit. Gejala yang muncul batuk, penciuman dan perasa saya hilang," ucap Sugiartono.

Pria yang akrab dengan sapaan Sugi itu menyampaikan, setelah menjalani isolasi mandiri selama empat hari, akhirnya dia mengikuti ujian susulan pada tanggal 18 September.

Baca juga: Ini Syarat Peserta Ujian Susulan SKD CPNS Kaltara yang Positif Covid-19

Baca juga: CPNS Kaltara, SKD di Bulungan Berakhir Hari Ini, Kapan SKB Digelar? Ini Jawaban BKPSDM

Baca juga: CPNS Kaltara, Seleksi Kompetensi Tahap II Berpotensi Diundur

"Saya Isoman hanya empat hari, karena Dirjen GTK melalui GTK Provinsi Kaltara sudah bilang ujian susulan harus tanggal 18 September. Kalau pada tanggal itu masih reaktif, maka peserta yang bersangkutan ikuti ujian tahap dua. Untungnya, hasil swab Antigen saya non reaktif, jadi bisa ikut ujian susulan," imbuhnya.

Formasi Penjasorkes di SMAN 1 Nunukan untuk PPPK guru hanya satu formasi.

Sementara, pelamar saat itu ada dua peserta.

Dari dua peserta itu, satu di antaranya adalah Sugi. Ia dinyatakan lulus dengan nilai 454.

"Passing grade sesuai aturan Permenpan RB yang baru, diturunkan jadi 220. Untuk Teknis nilai saya 255, standarnya 220. Untuk Sosial Kultural dan Manajerial nilai saya 162, standarnya 130. Sementara itu untuk Wawancara, nilai saya 37, standarnya 24 point," ucapnya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved