Breaking News:

Berita Tarakan Terkini

Lahan Pertanian Terbatas di Tarakan, Walikota Khairul Akui Belum Bisa Swasembada Penuh

Beberapa komoditas pertanian yang dijualkan di pasar selama ini rata-rata didatangkan dari luar, tak terkecuali beras dan sembako.

Editor: Rahmad Taufiq
TRIBUNKALTARA.COM/ANDI PAUSIAH
Kota Tarakan memiliki lahan terbatas untuk produksi pertanian dalam skala besar. Tampak lahan persawahan di Bone, Sulawesi Selatan. TRIBUNKALTARA.COM/ANDI PAUSIAH 

TRIBUNKALTIM.CO, TARAKAN – Beberapa komoditas pertanian yang dijualkan di pasar selama ini rata-rata didatangkan dari luar, tak terkecuali beras dan sembako.

Untuk melakukan swasembada, diakui Walikota Tarakan dr. Khairul mengaku cukup berat.

“Ada yang bisa swasembada dan tidak bisa swasembada penuh. Ini dikarenakan lahan Tarakan juga terbatas,” beber Khairul.

Luas lahan saat ini, lanjut Khairul, sekitar 258 km persegi dan 30 persen sudah menjadi hutan lindung.

"Konsekuensi dari urban city, terjadi pergerakan penduduk yang sangat cepat dan akan terus berlangsung. Ke depan tidak lagi bisa mengandalkan rumah tunggal. Pasti akan tumbuh rumah ke atas," jelasnya.

Baca juga: Warga Minta Pemkab Tana Tidung Bebaskan Lahan Pertanian dan Perikanan Masyarakat dari Korporasi

Baca juga: Sering Dilanda Banjir, Lapangan Bola di Tanjung Batu Kukar Disulap Jadi Lahan Pertanian Potensial

Baca juga: Sinkronisasi Data Lahan Pertanian Samarinda, Walikota Andi Harun Bentuk Tim Konsolidasi

Untuk itu, diperlukan pengembangan pertanian modern, misalnya hidroponik menghasilkan terbatas dan tidak bisa swasembada penuh.

Lebih lanjut ia menjelaskan, sebenarnya, bisa saja jika dilakukan intensifikasi. Namun untuk ekstensifikasi lahan, sangat terbatas.

“Kecuali memang ada intensifikasi lahan tapi untuk swasembada penuh itu memang kayaknya agak berat. Penduduk kita semakin bertambah. Yang bisa dilakukan saat ini adalah kolaborasi dan sinergitas dengan kabupaten lainnya,” beber Khairul.

Pihaknya sudah minta dengan TPID Provinsi Kaltara, bagaimana bisa kolaborasi dengan kota agar suplai bisa saling menutupi kekurangan pasokan komoditas.

Misalnya Tarakan memiliki kelebihan stok ayam maka bisa disuplai keluar.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved