Breaking News:

Pekan Olahraga Nasional

Penjual Pelampung dan Kacamata Renang di Pantai Hamadi Jayapura, Akui Pendapatan Menurun

Pantai Hamadi, yang terletak di Kota Jayapura, Provinsi Papua, salah satu destinasi wisata yang kerap dikunjungi masyarakat lokal ataupun wisatawan do

Penulis: Muhammad Riduan | Editor: Mathias Masan Ola
TRIBUNKALTIM.CO/MUHAMMAD RIDUAN
Pak Sujud saat menjajakan pelampung dan kacamata renangnya, di pantai Hamadi, Kota Jayapura, Provinsi Papua, Sabtu (9/10/2021). (TRIBUNKALTIM.CO/MUHAMMAD RIDUAN) 

TRIBUN KALTIM.CO, JAYAPURA - Pantai Hamadi, yang terletak di Kota Jayapura, Provinsi Papua, salah satu destinasi wisata yang kerap dikunjungi masyarakat lokal ataupun wisatawan domestik.

Letaknya kurang lebih 5 Kilometer sebelah selatan dari pusat Kota Jayapura, ditambah dengan akses jalan yang masih bagus menuju lokasi, membuat pantai itu sering jadi pilihan untuk berakhir pekan.

Tidak hanya sebagai objek wisata, di sana juga terdapat banyak orang yang bergantung hidup dari salah satu kekayaan alam Bumi Cendrawasih tersebut.

Salah satunya Pak Sujud, seorang penjual pelampung dan kacamata renang, yang sudah berjualan di Pantai Hamadi sekira 15 tahun bersama dengan sang Istri.

Walau saat sekarang ada 34 perwakilan provinsi sedang berada di Papua salah satunya di Kota Jayapura, dalam rangkaian multi event yakni Pekan Olahraga Nasional (PON) XX, dilaksanakan mulai 2-15 Oktober 2021.

Baca juga: NEWS VIDEO Menikmati Keindahan Pantai Hamadi Jayapura di Waroenk Kombrof

Baca juga: Aldo Barreto dkk Latihan di Lapangan Hamadi

Baca juga: Wakil Bupati Kunjungi Rumah Atlet Layar Kaltim asal Berau yang Sumbang Emas di PON Papua

Bukannya menambah penghasilan bapak anak 4 itu dalam meraup rupiah, malah dia merasa pada hari wekend Sabtu-Minggu, pantai lebih terasa sepi dan pendapatan menurun di banding hari wekend biasanya.

Ditemui TribunKaltim.co Sabtu (9/10/2021) sore, lelaki yang sudah menginjak usia 70 tahun tersebut, sembari menjajakan jualan pelampung dan kacamata renangnya, mengakui jualannya itu.

"Pendapatan menurun mas, biasa orang rame mandi-mandi di sini, sekarang larinya nonton lomba PON," ujarnya bercerita sembari memegang kacamata renang jualannya.

Ia juga jualan pelampung dengan berbeda tempat, menyakini apabila PON berakhir maka orang-orang di hari wekend akan ramai berkunjung ke Pantai Hamadi.

"Kalau gak ada PON dari ujung ke ujung orang-orang ramai mas," sambung lelaki kelahiran Jawa Tengah (Jateng) itu.

Baca juga: Sempat Didemo Warga, Walikota Tarakan Tetap Lanjutkan Pembangunan di Pantai Amal

Harga pelampung yang dijuanya, dari mulai Rp 30 ribu hingga Rp 100 ribu, dan kacamata renang dijual mulai seharga Rp 25 ribu sampai Rp 50 ribu.

Apabila pantai sedang ramai-ramai dirinya pernah meraup pendapatan mencapai Rp 1 juta dalam satu hari, yang berjualan dari pagi hingga sore hari.

"Rezeki jelas kami tidak menentu pendapatannya, apalagi sekarang ini," imbuhnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved