Breaking News:

Berita Balikpapan Terkini

Antisipasi Peredaran Narkoba, Polresta Balikpapan Sosialisasi Door to Door di Baru Ulu

Peredaran narkoba di Balikpapan masih terbilang marak kendati tak begitu intens

TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO
Satresnarkoba Polresta Balikpapan lakukan sosialisasi secara langsung dan penempelan stiker berupa imbauan di kawasan Baru Ulu, Balikpapan Barat.TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO 

TRIBUNKALTIM.CO,BALIKPAPAN- Peredaran narkoba di Balikpapan masih terbilang marak kendati tak begitu intens.

Seperti yang belum lama ini diungkap Satresnarkoba Polresta Balikpapan di kawasan Kelurahan Baru Ulu, Balikpapan Barat.

Kepolisian pun melakukan terobosan guna menekan peredaran tersebut.

Terlebih pada kawasan itu, sudah dinobatkan sebagai Kampung Tangguh Anti Narkoba sejak Bulan Juli 2021 lalu.

Dengan adanya program tersebut, diharapkan warga setempat saling bahu-membahu dalam hal memberantas peredaran narkoba.

Baca juga: Polresta Balikpapan Musnahkan Barang Bukti Sabu 103 gram Bersama Tersangka

Baca juga: 5 Tersangka Narkotika di Balikpapan Ditangkap, 2 Diantaranya Sering Kedapatan Gunakan Sabu

Baca juga: Diringkus Edarkan Sabu di Balikpapan, Tersangka Sebut Diperjualbelikan Kemasan Paket Hemat

Terobosan terbaru, dibeberkan oleh Kasat Resnarkoba Polresta Balikpapan, AKP Tasimun, berupa sosialisasi antar pintu atau door to door.

Demikian dilakukan karena masih dalam situasi pandemi, sehingga tidak perlu mengumpulkan keramaian untuk melakukan sosialisasi

"Karena ini masih pandemi, kita sosialisasinya on the spot. Maksudnya ada kumpul-kumpul di pos kamling, kita datang sosialisasi. Agar mereka tidak terlibat narkoba," jelas Tasimun, Senin (11/10/2021).

Disamping itu, pihaknya juga menempelkan stiker yang berupa imbauan agar menjauhi narkoba.

Stiker tersebut, kata Tasimun, ditempelkan ke masing-masing rumah yang berada dalam wilayah Kampung Tangguh Anti Narkoba.

Baca juga: Tiga Calon Pembeli Sabu Diserahkan Kepada Yayasan SEKATA Balikpapan

Dari stiker itu, Satresnarkoba Polresta Balikpapan sendiri menyediakan sedikitnya 100 stiker yang penempelannya sudah berjalan sejak Kampung Tangguh Anti Narkoba dibentuk.

"Kita persentase terpasangnya belum paham betul. Tapi kita menyediakan setidaknya 100 stiker. 1 rumah, 1 stiker," imbuh Tasimun. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved