Breaking News:

Berita Kutim Terkini

Bupati Kutim Harap Deklarasi Perkebunan Jadi Barometer Permbangunan

Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman menghadiri deklarasi bersama perkebunan dan penggunaan lahan berkelanjutan Kabupaten Kutai Timur

Penulis: Syifaul Mirfaqo | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/SYIFAUL MIRFAQO
Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman menghadiri agenda deklarasi bersama perkebunan dan penggunaan lahan berkelanjutan Kabupaten Kutai Timur, Senin (11/10/2021). TRIBUNKALTIM.CO/SYIFA'UL MIRFAQO 

TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA- Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman menghadiri deklarasi bersama perkebunan dan penggunaan lahan berkelanjutan Kabupaten Kutai Timur.

Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Rapat Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kutai Timur, Kawasan Pemerintahan Bukit Pelangi Kecamatan Sangatta Utara, Kabupaten Kutai Timur.

Menurut Bupati, penting bagi daerah untuk mendukung adanya pengelolaan perkebunan dan penggunaan lahan yang memiliki sifat berkelanjutan.

Hal tersebut mempertimbangkan dampak ekologis yang muncul akibat pengembangan perkebunan dan  penggunaan lahan yang bisa saja condong kepada sisi negatif.

Untuk itu, langkah pro aktif untuk memperbaiki pengelolaan lahan dan perkebunan harus dilakukan pemerintah, guna memastikan lahan dan kebun khususnya sawit dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan.

Baca juga: Sebagai Penopang Ekonomi Kerakyatan, Sektor Agribisnis di Kutim Belum Bisa Dicapai secara Maksimal

Baca juga: Bantu Pengendara yang Amblas Terjebak Lumpur, Polsek Muara Bengkal Kutim Siaga Bantu Warga

Baca juga: KPC dan Kontraktor Sumbang Alkes untuk RSUD Kudungga, Sudah Rp 11,3 M Bantu Atasi Pandemi di Kutim

"Dilihat dari eksistensi perkebunan kelapa sawit kita, dan tindaklanjut daripada eksistensi perkebunan kelapa sawit Kutai timur," ujar Bupati Ardiansyah Sulaiman usai agenda deklarasi, Senin (11/10/2021).

Ia mengungkap, perkebunan sawit di Kutai Timur sendiri sudah masuk di dalam ISPO atau Indonesian Sustainable Palm Oil yang bermaksud bahwa perkembangan kebun sawit Indonesia yang berkelanjutan.

Artinya, komoditas sawit di Kutai Timur ini tidak akan berhenti dan terus memberikan manfaat karena telah memberikan sumbangsih kepada negara cukup besar.

"Sehingga negara memerlukan daerah-daerah yang memiliki kebun sawit untuk mendeklarasikan kebun dan lahan yang bisa memberikan manfaat berkelanjutan," ucapnya.

Dari sekian kabupaten atau kota, Kutai Timur menjadi salah satunya yang akan memberikan manfaat secara maksimal dari hasil buminya berupa sawit.

Orang nomor satu di Kutim tersebut menegaskan bahwa pemerintah serius untuk menjadikan kebun kelapa sawit di Kutim sebagai bagian dari barometer pembangunan.

Baca juga: Capaian Vaksinasi Masih Minim, Status PPKM Kutim Naik ke Level 3, Dinkes Gencar Bagikan Vaksin

"Kita serius di dalam menjadikan kebun kelapa sawit sebagai salah satu barometer pembangunan kita. Kita titik beratkan pembangunan kita pada sumber daya alam yang bisa diperbaharui," tutupnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved