Breaking News:

DNA PRO Akademi Gelar BOP Robot Pintar Penghasil Dolar, Berbisnis Emas Digital lewat Pasar Modal

PT DNA PRO Akademi menggelar Business Opportunity Presentation (BOP) Robot Pintar Penghasil Dolar yang dihelat di Novotel Balikpapan, Sabtu (9/10/2021

Editor: Diah Anggraeni
HO/DNA PRO Akademi
Business Opportunity Presentation Robot Pintar Penghasil Dolar gagasan DNA PRO Akademi yang dihelat di Novotel Balikpapan, Sabtu (9/10/2021). 

TRIBUNKALTIM.CO - PT DNA PRO Akademi menggelar Business Opportunity Presentation (BOP) Robot Pintar Penghasil Dolar yang dihelat di Novotel Balikpapan, Sabtu (9/10/2021) lalu.

Kegiatan ini digelar untuk mengedukasi member atau nasabahnya agar lebih memahami tentang tata cara bertransaksi dalam industri trading yang baik dan benar dalam memperoleh cuan (keuntungan), khususnya berbisnis emas digital melalui pasar modal. 

Baca juga: Mengenal Vakum Robotik Cerdas Berfitur 9 in One, Simak Harga dan Waktu yang Pas Buat Bersih Rumah

Head Riset dan Analyst dari DNA Pro Akademi, Daniel Abe pun membocorkan tentang bagaimana cara kerjanya, logikanya, hingga alogaritmanya terkait autopilot DNA PRO Akademi robot pintar yang bekerja atau berbisnis secara transparan dalam menghasilkan cuan tersebut.

"Pada era sekarang banyak pelaku bisnis yang menggunakan autopilot. Sadar tidak sadar, industri 4.0 membuat kita berada di dalam kondisi yang saat ini telah menerapkan autopilot," kata Daniel di hadapan para leader dan member.

Daniel mencontohkan, jika zaman dulu untuk membuka pintu atau menyalakan mesin mobil menggunakan tangan, maka kini tidak perlu lagi menggunakan kunci.

Cukup hanya dengan menggunakan remot yang sudah dilengkapi sistem autopilot.

Lambat laun, banyak industri modern yang berpindah dan menjadi sebuah autopilot.

Dari manual ke automatisasi, dari konvensional beralih ke digitalisasi.

"Permasalahannya hanya satu, kita siap tidak akan perubahan itu. Mau apa tidak mengikuti perubahannya. Jika tidak, maka akan tertinggal dengan yang lainnya yang telah mengikuti jenis baru bisnis tersebut," ujarnya.

Ini dibuktikan banyak yang sudah beralih ke industri 4.0, seperti sektor bidang kesehatan hingga pertanian yang sudah menggunakan alat digitalisasi.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved