Breaking News:

Airlangga Sebut Recovery Indeks Covid-19 Indonesia Naik 60 Level

Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) Airlangga Hartarto mengatakan, recovery indeks Covid-19 Indonesia saat ini

Editor: Diah Anggraeni
ekon.go.id
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian yang juga Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional, Airlangga Hartarto saat bersama Presiden Joko Widodo. Ia mengatakan, recovery indeks Covid-19 Indonesia saat ini menjadi yang terbaik di ASEAN. 

TRIBUNKALTIM.CO - Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) Airlangga Hartarto mengatakan, recovery indeks Covid-19 Indonesia saat ini menjadi yang terbaik di ASEAN.

Berdasarkan data Nikkei, recovery indeks Indonesia berada di nomor 54.

Hal ini lebih baik dibandingkan dengan negara tetangga seperti Malaysia, Singapura, dan Thailand.

"Peringkat Indonesia per 6 Oktober 2021 menjadi ranking 54, membaik dari posisi 31 Juli yang ranking 114 dan posisi 31 Agustus ranking 92. Posisi peringkat ini juga lebih baik dari semua negara ASEAN lainnya, seperti Singapura di peringkat 70, Malaysia peringkat 102, dan Thailand ranking 109," tutur Airlangga saat konferensi pers secara daring, Senin (11/10/2021).

Baca juga: Jadi Tumpuan Utama, Menko Airlangga Dorong KUR untuk Sektor Pertanian dan Perikanan Provinsi Maluku

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian ini menambahkan, data juga menunjukkan angka capaian pengendalian Covid-19 di Indonesia sangat baik.

Berdasarkan data Johns Hopkins University, kasus konfirmasi harian di Indonesia sebesar 4,60 kasus per 1 juta penduduk.

Hal ini jauh lebih rendah atau lebih baik dibandingkan negara lain, seperti Singapura (541,9 kasus), Inggris (525,3 kasus), Malaysia (277,7 kasus), dan Filipina (95,55 kasus) per 1 juta penduduk.

Airlangga menjelaskan, terjadi penurunan kasus aktif sejak awal penerapan PPKM Level 4 pada 9 Agustus lalu di sejumlah pulau di Indonesia.

Misalnya, Sumatra menunjukkan penurunan 94,10 persen, Nusa Tenggara dengan 95,26 persen, Kalimantan 93,18 persen, Sulawesi dengan 90,90 persen, serta Maluku dan Papua sebesar 88,86 persen.

Baca juga: Industri Kelapa Sawit Nasional Perkuat Kemitraan Petani untuk Masa Depan Sawit yang Berkelanjutan

Sementara, persentase penurunan kasus aktif secara nasional berada di angka 94,55 persen.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved