Breaking News:

Berita Berau Terkini

Bapenda Kabupaten Berau Gencarkan Metode Jemput Bola untuk Capai Target PBB-P2

Upaya percepat pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan Pedesaan dan Perkotaan (PBB-P2), Bapenda Berau gencar melakukan jemput bola.

TRIBUNKALTIM.CO/RENATA ANDINI
Bapenda Berau menerapkan strategi jemput bola untuk penarikan PBB-P2 di beberapa kelurahan.┬áTRIBUNKALTIM.CO/RENATA ANDINI 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG REDEB - Upaya percepat pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan Pedesaan dan Perkotaan (PBB-P2), Bapenda Berau gencar melakukan jemput bola.

Kepala Bidang Penagihan dan Pembukuan Bapenda Berau, Sri Wahyu Suprihatin, mengatakan meski saat ini masih dalam kondisi pandemi Covid-19, Bapenda tetap berupaya menggenjot pendapatan daerah dari sektor pajak, khususnya PBB-P2.

Upaya yang dilakukan dalam memaksimalkan potensi itu, kali ini difokuskan pada 10 kelurahan di 4 kecamatan terdekat.

Pembukaan gerai pelayanan pembayaran PBB-P2 ini akan dilakukan hingga 26 Oktober 2021 mendatamg. Dengan masing-masing kelurahan dipusatkan di dua titik dalam 10 hari ke depan.

"Program ini merupakan salah satu bentuk upaya Bapenda dalam meningkatkan pendapatan. Karena terus terang, target kita belum tercapai. Dari Rp 5 miliar yang terealisasi baru 50,02 persen per September ini," ujarnya, Rabu (13/10/2021).

Baca juga: Pemkab Berau Perpanjang Tempo Pembayaran PBB-P2 hingga Desember 2020, Manfaatkan Yuk!

Baca juga: Tingkatkan PAD dari PBB-P2,Pemkab Penajam Paser Utara Akan Alihkan Pemungut Pajak ke Desa/Kelurahan.

Baca juga: PBB-P2 Akan Dikoneksikan Dengan Administrasi Warga

Kehadiran gerai pelayanan pembayaran PBB-P2 ini diharapkan dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam melakukan pembayaran pajak.

Karena masyarakat dimudahkan tanpa harus datang ke loket pembayaran. Cukup datang ke lokasi yang ditetapkan di wilayah kelurahan masing-masing.

Dalam hal ini Bapenda juga masih melakukan kerja sama dengan pihak perbankan. Seperti Bankaltimtara, dan PT POS Indonesia.

"Sebenarnya kegiatan ini rutin kita lakukan setiap tahunnya. Tapi untuk tahun ini agak berbeda. Karena kegiatan ini diawali dengan evaluasi penyampaian Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang (SPPT) PBB-P2 kepada setiap ketua RT di 10 kelurahan tersebut," bebernya.

"Tujuannya tak lain agar masing-masing RT dapat menyampaikan permasalahan-permasalahan maupun kendala terkait dengan SPPT PBB-P2 ini, sehingga bisa juga disampaikan langsung ke warga setempat," lanjutnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved