Breaking News:

Berita Balikpapan Terkini

Gubernur Isran Noor Akui Dulu Sering Protes terhadap KPK, Kini Malah Acungi Jempol

Gubernur Kalimantan Timur Isran Noor mengapresiasi kinerja Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO
Gubernur Kalimantan Timur Isran Noor (tengah) mengapresiasi kinerja Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Gubernur Kalimantan Timur Isran Noor mengapresiasi kinerja Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Isran Noor mengacungkan dua jempol atas kinerja KPK dalam perbaikan kelembagaan, sistem kerja dan program lembaga anti rasuah ini.

"Saya pribadi acungkan dua jempol pada KPK yamg banyak lakukan pencegahan. Saya dulu sering protes, ada kesan seolah-olah KPK cari masalah, tapi sekarang tidak," ujarnya, Rabu (13/10/2021).

Isran Noor mengatakan, semua unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) di daerah sangat bersepakat dan berusaha untuk kompak dalam membuat suasana Kaltim nyaman, kondusif, dan memiliki moralitas tinggi.

Menurutnya, bimbingan antikorupsi sangat diperlukan seperti saat sekarang ini.

Baca juga: Ketua KPK Firli Bahuri Datang ke Kaltim, Minta Kepala Daerah Petakan Wilayah Rawan Korupsi

Baca juga: Setelah Dipecat dari KPK, Nasib Mantan Pegawai Jualan Nasgor, Bertani hingga Terima Tawaran Polri

Baca juga: Bukan Menunggu, Novel Baswedan Skak Balik KPK yang Minta Bukti Azis Syamsuddin Punya 8 Orang Dalam

"Kami menerima, sami'na waato'na atas bimbingan Bapak Ketua Ketua KPK. Hidup ini, nikmati, syukuri, jangan merugikan orang lain dan negara," ucap Isran Noor.

Sementara itu, Ketua KPK RI Firly Bahuri menyebut korupsi harus diberantas mulai dari akarnya dan jangan sampai korupsi menjadi budaya.

"Kalau korupsi sudah menjadi budaya, maka sulit diubah. Sehingga kami berupaya untuk mengubah budaya korupsi menjadi budaya antikorupsi," tutur Firly Bahuri.

Sebagai informasi, bimtek antikorupsi mengangkat tema Mewujudkan Tata Kelola Pemerintah Daerah yang Berintegritas dengan keterlibatan peran serta masyarakat.

Kegiatan bimtek tersebut dilaksanakan selama dua hari, yakni 13-14 Oktober.

Baca juga: Ikut Hadiri Bimtek KPK, Wabup Paser Ajak Masyarakat Ciptakan Budaya Antikorupsi

Kegiatan ini diikuti 50 peserta, mulai dari akademisi dari profesi yang berbeda, juga pelajar, mahasiswa, masyarakat umum dengan berbagai profesi. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved