Breaking News:

Berita Samarinda Terkini

Rampingkan Lembaga Jadi 29 OPD, Pemkot Samarinda Akan Lakukan Penyesuaian Pegawai hingga Kantor

Setelah memutuskan untuk merampingkan birokrasi dari 37 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menjadi 29 OPD, Pemkot Samarinda akan melakukan penyesuaian

Penulis: Hanifan Ma'ruf | Editor: Mathias Masan Ola
TRIBUNKALTIM.CO/HANIVAN MA'RUF
Asisten III Kota Samarinda, Ali Fitri Noor berbicara tentang rencana perampingan OPD. TRIBUNKALTIM.CO/HANIVAN MA'RUF 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA – Setelah memutuskan untuk merampingkan birokrasi dari 37 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menjadi 29 OPD, Pemkot Samarinda akan melakukan penyesuaian.

Beberapa hal perlu disesuaikan sebab perampingan OPD yang dilakukan yaitu terkait dengan kepegawaian meliputi pejabat struktural dan fungsional hingga staf, sampai dengan kantor operasional bagi OPD – OPD yang bergabung menjadi satu.

Asisten III Pemkot Samarinda, Ali Fitri Noor pada Rabu (13/10/2021) bahwa penyesuaian tersebut akan segera dilakukan seiring proses penetapan susunan OPD yang baru melalui peraturan walikota (perwali) hingga peraturan daerah (Perda) mengenai anggarannya.

Berjalannya fungsi OPD dengan formasi 29 OPD yang telah ditentukan akan ditargetkan efektif mulai Januari tahun 2022.

Maka setelah melakukan finalisasi, pemkot akan segera melimpahkan kajian akademik terkait rencana perampingan OPD ini kepada DPRD Samarinda untuk dibahas menjadi Perda agar pada APBD 2022 pos anggaran bisa langsung sesuai dengan formasi dan nomenklatur OPD yang baru.

Baca juga: Perampingan OPD Pemkot Samarinda, Ketua Komisi I DPRD: Berkaitan dengan Anggaran

Baca juga: Walikota Andi Harun Sebut Perampingan OPD di Pemkot Samarinda Berdampak pada Efisiensi Anggaran

Baca juga: Soal Perampingan OPD Pemkot, Ketua Komisi I DPRD Samarinda Sebut Kewenangan di Tangan Walikota

“Jadi nanti 470 pejabat struktural akan pindah ke fungsional, sehingga pada bulan Oktober ini ada pelantikan pejabat fungsional, dan di bulan November ada juga pelantikan struktur pejabat OPD yang baru,” terang Ali memaparkan tindak lanjut dari perampingan OPD yang ditetapkan oleh walikota tersebut.

Dalam proses peralihan struktur dan fungsi bagi OPD yang dileburkan, pemkot dikatakan juga akan terus mengevaluasi hingga pada awal tahun 2022 roda pemerintahan kota Samarinda dengan formasi 29 OPD sudah bisa berjalan sepenuhnya.

“Kita sudah dapat rekomendasi dari Kementerian aparatur negara melalui virtual untuk dapat melantik dan menyesuaikan secara beriringan (dengan pembentukan perda), soalnya kalau kita menunggu selesai ini tidak jalan, yang penting memenuhi azas kehati-hatian dan tidak ada unsur pelanggaran disana,” kata Ali menambahkan.

Pemkot Samarinda akhirnya menetapkan susunan OPD di lingkungan pemerintahannya yang semula berjumlah 37 OPD menjadi 29 OPD.

Baca juga: Lakukan Perampingan Lembaga, Walikota Samarinda Andi Harun Pangkas 12 OPD

Beberapa OPD ada yang digabung menjadi satu sehingga berubah nomenklatur, sebagian di antaranya masih tetap berdiri sebagai OPD yang lama.

Seperti penyatuan Dinas Pendidikan dan Dinas Kebudayaan, serta Dinas Perdagangan, Perindustrian, dan Koperasi UMKM yang menjadi satu OPD.

“Maka nanti (kantor) akan ada penyesuaian, kalau OPD yang bidangnya saling berkaitan berada satu atap maka link dan progres nya bisa lebih cepat dan nyambung, jadi salah satu sasarannya adalah efektivitas,” pungkas asisten III pemkot Samarinda tersebut. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved