Kabar Artis

Subscriber Baim Wong Turun setelah Video Kakek Suhud, Sosiolog Khawatir Cuma Konten: Hanya Sepotong

Jumlah subcriber Baim Wong turun setelah video Kakek Suhud viral di media sosial. Seorang Sosilog khawatir hanya demi konten, karena hanya sepotong

Editor: Amalia Husnul A
Warta Kota/Nur Ichsan
Baim Wong saat hadiri Gala Premiere film Tetesan Setan tahun 2018 lalu. Jumlah subcriber Baim Wong turun setelah video Kakek Suhud viral di media sosial. Seorang Sosilog khawatir hanya demi konten, karena hanya sepotong 

TRIBUNKALTIM.CO - Video Baim Wong menegur Kakek Suhud jadi viral di media sosial.

Banyak warganet yang kesal dengan sikap Baim Wong.

Imbasnya, jumlah subscriber channel YouTube Baim Wong turun.

Penurunan jumlah subscriber ini seperti dipantau dari laman Social Blade ini dimulai dari tanggal 11 Oktober 2021. 

Bagaimana ulasan sosiolog soal video Baim Wong dan menegur Kakek Suhud yang jadi viral di medsos ini?

Menurut Sosiolog, jika benar kejadiannya memang seperti yang terlihat maka apa yang dilakukan Baim Wong disebut benar tapi kurang tepat.

Dalam pepatah Jawa dikenal bener ning ora pener. 

Namun, ada kekhawatiran lain dari Sosiolog terkait konten YouTube tersebut.

Baca juga: LENGKAP! INILAH Permintaan Maaf Baim Wong Terbaru ke Kakek Suhud, Nama Anak Keduanya Ikut Diselipkan

Baca juga: Kakek yang Ditegur Baim Wong karena Minta Uang Lagi Butuh Pengobatan, Uncle Teebob Galang Bantuan

Baca juga: Konten Baim Wong Dianggap Tuduh Orangtua Sebagai Pengemis, Gegara Dikejar Kakek Pedagang

Karena tidak mengetahui cerita keseluruhan, hanya meengetahui sepotong dan hanya menilai dari apa yang dilihat, bisa saja semua hanya demi konten.

Pernyataan ini disampaikan Dosen Sosiologi dari Universitas Sebelas Maret ( UNS ) Surakarta, Siti Zunariyah seperti dikutip TribunKaltim.co dari kompas.com

Siti Zunariyah menilai, sikap Baim Wong ini mirip istilah dalam bahasa Jawa bener ning ora pener atau benar tetapi tidak tepat.

"Kalau saya, sebagai yang belajar tindakan sosial, sebenarnya yang dilakukan oleh Baim Wong bisa dinilai dalam dua sudut pandang," kata Siti kepada Kompas.com, Selasa (12/10/2021).

Pertama, jika Baim Wong mengatasnamakan tindakannya sebagai sebuah pembelajaran kepada kakek agar bekerja dan tidak malas, Siti Zunariyah melihat, secara rasional hal tersebut masuk akal.

"Artinya, tujuannya baik," ungkap dia.

Namun persoalannya, kata Siti, kita hidup di lingkungan atau budaya yang tidak bisa dilepaskan begitu saja.

Nah, tindakan yang diambil Baim untuk menyampaikan tujuan tersebut dinilainya tidak tepat.

Inilah poin kedua yang dilihat Siti.

"Tidak cukup hanya tujuannya baik, tapi harus dilakukan dengan cara yang baik dan mempertimbangkan nilai-nilai yang ada, termasuk menghargai orang tua dan sebagainya," jelasnya.

Baca juga: Baim Wong Bela Rafathar yang Dikritik Tak Sopan, Ungkap Sifat Asli Anak Raffi Ahmad

"Benar bahwa menyadarkan atau memberi tahu orang kalau bekerja keras itu penting.

Tetapi harus dilakukan dengan cara yang baik," imbuhnya.

"Bener, ning ora pener, kalau orang Jawa bilang."

Menurut Siti, kasus Baim Wong ini menyadarkan kita bahwa ketika bertindak harus mempertimbangkan dua aspek tersebut.

Tujuan yang rasional dan mempertimbangkan dimensi nilai.

Hal ini pun menurutnya bukan hanya berlaku untuk masalah-masalah sosial saja, tapi semua hal.

"Dalam hal ini, kalau menilai Baim Wong ya berarti dia harus mengevaluasi kembali (tindakannya)," kata Siti.

Pasalnya, tujuan yang awalnya ingin menjadi pembelajaran bagi netizen atau penonton YouTube Baim Wong, pada akhirnya justru tidak dapat tersampaikan.

Dikhawatirkan sekadar konten

Karena Baim Wong belakangan ini cukup populer, terlebih dengan konten YouTubenya yang suka bersedekah, Siti mengkhawatirkan hal ini hanya untuk kepentingan pribadi yakni semakin melambungkan namanya.

"Jadi kemungkinan itu by setting untuk semakin melariskan popularitasnya. Saya kok khawatirnya ke sana," kata Siti.

"Namun sekali lagi, ini hanya kekhawatiran saya.

Bisa jadi juga memang natural seperti itu, karena kita hanya melihat sepotong tidak tahu behind the scenenya seperti apa, yang kita nilai dari yang dilihat saja."

Subscriber Menurun

Kekesalan netizen atas video viral Baim Wong menegur Kakek Suhud sepertinya belum usai.

Tak hanya omongan, ternyata netizen benar-benar unsubscribe channel YouTube Baim Wong, demikian seperti dilansir TribunKaltim.co dari kompas.com

Melihat dari YouTube Baim Paula, subscriber mereka kini ada di angka 19,5 juta.

Angka tersebut sudah turun hingga 200.000 subscriber hanya dalam hitungan hari sejak muncul video viral Baim menegur kakek Suhud di media sosial. 

Dikutip dari website Social Blade yang biasa digunakan untuk melacak statistik dan analitik media sosial, tampak jelas channel YouTube Baim Paula mengalami penurunan mulai tanggal 11 Oktober 2021.

Padahal di hari Jumat (8/10/2021) terjadi penambahan subscriber sebanyak 100.000.

Baca juga: Baim Wong Jatuh dari Mobil Saat Gendong Kiano, Paula Verhoeven Panik Sampai Menangis

Kemudian sempat bertahan, dan mulai menurun di tanggal 11 Oktober 2021 sebanyak 100.000.

Serta kembali menurun sebanyak 100.000 subscriber di tanggal 12 Oktober 2021.

Terlepas dari klarifikasi yang diberikan Baim Wong, masih banyak netizen yang merasa kecewa dengan cara Baim memperlakukan kakek Suhud.

Kehebohan video yang kemudian viral di media sosial bermula dari unggahan Baim di salah satu kontennya berjudul

"Adiknya Kino, Udah Pengen Cepet2 Keluar..Mamah Pau Langsung ke Rumah Sakit".

Baim Wong yang baru saja menemani Paula memeriksakan kandungannya, pulang ke rumah dengan mengendarai motor, berdua saja dengan putra sulungnya, Kiano Tiger Wong.

Kemudian muncul adegan seorang kakek dengan motor berwarna hijau di belakang motor Baim Wong.

Tak jelas apa yang mereka bicarakan, tapi kemudian Baim Wong menegur kakek tersebut karena mengikutinya dan meminta uang.

Tak jelas alasan yang diucapkan kakek tersebut, tapi terdengar Baim Wong kemudian menegur kakek yang mengendarai motor itu karena minta uang.

"Terus apa hubungannya ngejar-ngejar saya minta-minta uang?," tegur Baim Wong

"Bantu saya, saya jualan ini," kata kakek itu kemudian.

Tak berhenti, Baim Wong kembali menegur sikap kakek yang mengikutinya untuk menawarkan barang yang dijual.

"Ngikut-ngikutin saya sampai berapa kilo tadi, ngapain jangan (minta-minta), enggak ada," kata Baim Wong sambil berjalan, pergi meninggalkan kakek tersebut.

"Tuh kayak dia tuh kerja," ucap Baim Wong kemudian sambil memberikan uang pada ojek online yang sedang berhenti tak jauh dari Baim Wong.

Baim Wong kemudian membagi-bagikan uang pada ojek online dan juga pedagang warung di dekatnya.

"Tuh kasih uang karena kerja nih, tuh kasih uang kerja, kerja nih kasih duit, jangan ngemis," tutur Baim Wong.

"Masak ngemis ngikutin, malu-maluin aja, ngejar-ngejar minta duit, jangan gitu engggak bagus, minta dikasihani mulu hidup, jangan," lanjut Baim Wong.

Tindakan Baim Wong tersebut kemudian viral dan menjadi perbincangan panas di media sosial.

Sikap Baim Wong menjadi perdebatan sengit antara netizen.

Ada yang mendukung dan memaklumi Baim Wong, ada juga yang menilai sikap Baim Wong keterlaluan.

"Setidaknya hargainlah itu kan orang tua, dia pikir orang-orang akan setuju dan muji dia dengan tindakannya itu," tulis @echaaaax.

"Watak asli Baim keluar, dia baik karena konten bagi-bagi uang dapat uang," tulis @_djisamsoe_234.

"Kak Baim kayaknya bapak-bapak itu bukan mau ngemis, dia mau nawarin dagangannya yang ada di dalam tas.

Coba dengerin dulu si bapaknya ngomong, dia kan orang tua," tulis @elnino284.

"Tapi jujur kalau aku di posisi itu juga bete banget rasanya," tulis @meowmei19.

Baca juga: Paula Verhoeven Melahirkan Anak Kedua, Unggahan Baim Wong Bikin Warganet Tertipu, Dikira Adik Kiano

Baca juga: Tak Kenal Baim Wong, Penjual Kue Keliling Takut Terima Uang dari Suami Paula Verhoeven

Baca juga: Tiru Baim Wong, Kiano Bagi-bagi Uang pada Warga di Jalan, Adik Ipar Paula Verhoeven Mendampingi

(*)

Artikel Kabar Artis Terkini Lainnya

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved