Berita Nasional Terkini

Syarat Naik Pesawat Lion Air dan Garuda, Cek Aturan Penerbangan Oktober 2021, PCR atau Bisa Antigen?

Syarat naik pesawat Lion Air dan Garuda Indonesia, cek aturan penerbangan Oktober 2021, PCR atau bisa antigen?

Tribun Jateng/Hermawan Handaka
Ilustrasi safe travel campaign Lion Air Group. Syarat naik pesawat Lion Air dan Garuda Indonesia, cek aturan penerbangan Oktober 2021, PCR atau bisa antigen? 

TRIBUNKALTIM.CO - Informasi seputar syarat naik pesawat dan aturan penerbangan terbaru.

Mulai dari maskapai Lion Air, Wings Air, Batik Air, Citilink dan Garuda Indonesia.

Cek aturan penerbangan terbaru di bulan Oktober 2021.

Apakah calon penumpang pesawat wajib PCR atau cukup dengan swab antigen?

Untuk diketahui, pemerintah memperpanjang masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat ( PPKM) level 1-4 hingga 18 Oktober 2021.

Sebelumnya, perlu diketahui Pemerintah selama masa PPKM 5-18 Oktober memberlakukan aturan perjalanan domestik, baik yang menggunakan mobil pribadi, sepeda motor, maupun transportasi umum jarak jauh seperti pesawat udara, bus, kapal laut, dan kereta api.

Informasi selengkapnya ada dalam artikel ini.

Baca juga: Kabar Gembira, Luhut Pandjaitan Beber Aturan Terbaru PPKM, Sudah Bisa Fitness dan Makan di Bioskop

Baca juga: INILAH 6 Kabupaten Masih Berlakukan PPKM level 4 hingga 18 Oktober, Termasuk 3 Daerah di Kalimantan

Baca juga: AKHIRNYA Pemerintah Uji Coba PPKM Level 1 Pertama di Kota Blitar, Luhut: Akan Menjadi Role Model

Aturan perjalanan ini sesuai dengan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 47 Tahun 2021 tentang PPKM Level 1-4 di Jawa-Bali, seluruh pelaku perjalanan wajib menunjukkan kartu vaksin.

"Menunjukkan kartu vaksin (minimal vaksinasi dosis pertama)," demikian bunyi Inmendagri seperti dikutip TribunKaltim.co dari kompas.com. 

Untuk pelaku perjalanan yang menggunakan moda transportasi pesawat udara wajib menunjukkan hasil negatif PCR yang sampelnya diambil maksimal H-2 keberangkatan.

Sementara, untuk moda transportasi mobil pribadi, sepeda motor, bus, kereta api, dan kapal laut wajib menunjukkan hasil negatif antigen yang sampelnya diambil pada H-1.

Ketentuan tersebut hanya berlaku untuk kedatangan dari luar Jawa-Bali atau keberangkatan dari Jawa dan Bali ke luar Jawa dan Bali.

Aturan ini tidak berlaku untuk transportasi dalam wilayah aglomerasi seperti wilayah Jabodetabek.

Adapun untuk perjalanan dengan pesawat udara antarkota atau kabupaten di dalam Jawa-Bali dapat menunjukkan hasil negatif antigen yang sampelnya diambil H-1 keberangkatan dengan syarat sudah memperoleh vaksinasi dosis kedua.

Halaman
1234
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved