Breaking News:

Berita Balikpapan Terkini

Lampu Hijau untuk Jemaah Indonesia, Biro Umrah di Balikpapan Sebut Teknis Pelaksanaan Belum Dibahas

Arab Saudi kembali menerima jemaah ibadah umrah dari Indonesia. Kini telah memasuki tahap akhir pembahasan prosedur serta persyaratan kesehatan

TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO
Ilustrasi suasana tanah suci Makkah.¬†TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Arab Saudi kembali menerima jemaah ibadah umrah dari Indonesia. Kini telah memasuki tahap akhir pembahasan prosedur serta persyaratan kesehatan dalam pelaksanaan umrah.

Hal tersebut menjadi kabar gembira bagi masyarakat muslim di Indonesia lantaran setelah sekian lama terdapat larangan untuk jemaah asal Indonesia untuk menyambangi tanah suci.

Salah satu biro umrah di Balikpapan pun telah mendengar sinyal lampu hijau tersebut. Maghfirah, namanya, yang berkantor di kawasan Kelurahan Sungai Nangka, Balikpapan Selatan.

Meski begitu, pengelola Maghfirah Balikpapan, Sa'dullah mengatakan bahwa belum ada mekanisme khusus untuk keberangkatan ibadah umrah kali ini.

Hanya saja, katanya, pihaknya masih menunggu instruksi teknis dari kantor pusat Maghfirah yang berkantor di DKI Jakarta.

Baca juga: Umrah Diperbolehkan, Kemenag Kaltara Minta Masyarakat Bersabar

Baca juga: Kemenag Berau Belum Bisa Pastikan Kapan Masyarakat Bisa Laksanakan Ibadah Umrah

Baca juga: Arab Saudi Buka Lagi Umrah Bagi Jemaah Indonesia, Persyaratan Makin Ketat

"Benar, kami sudah mendengar. Cuma belum ada mekanisme khusus soal gimana pemberangkatannya. Mungkin periode 2 minggu ke depan, kami akan membahas itu dengan pusat," ujar Sa'dullah pada Tribun Kaltim, Jumat (15/10/2021).

Ia menambahkan, ada sebanyak 7 orang jemaah umrah yang mendaftar melalui biro agensinya. Sa'dullah membeberkan, 7 orang tersebut sudah mendaftar sejak akhir tahun 2019 silam.

Ada 3 keluarga yang terdaftar untuk berangkat umrah melalui biro yang ia kelola sejak 2018 di Balikpapan tersebut.

Ditanya apakah menjadi prioritas, ia menyebut demikian. Katanya, pihaknya akan segera menghubungi ketiga keluarga yang tertunda keberangkatannya sesaat setelah menerima teknis keberangkatan dari pusat.

Lebih lanjut, soal persyaratan, Sa'dullah mengklaim menjadi bagian fasilitas yang ditawarkan Maghfirah. Ia mengaku pihaknya akan menyiapkan segala persiapan yang diperlukan calon jemaah.

Baca juga: KABAR GEMBIRA Arab Saudi Buka Umrah Kembali untuk Jemaah Indonesia, Ada Persyaratan Khusus Terbaru

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved