Breaking News:

Virus Corona di Bontang

Update Covid-19 Bontang Jumat 15 Oktober 2021, Ada 5 Kasus Aktif, Tiga Pasien Sembuh, Satu Meninggal

Update kasus harian Bontang, terdapat tambahan 5 kasus aktif , 3 pasien sembuh dan 1 orang meninggal dunia akibat Covid-19, Jumat (15/10/2021).

Penulis: Ismail Usman | Editor: Mathias Masan Ola
TRIBUNKALTIM.CO/ISMAIL USMAN
Adi Permana, Juru Bicara Tim Satgas Covid-19 Bontang. TRIBUNKALTIM.CO/ISMAIL USMAN 

TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG - Update kasus harian Bontang, terdapat tambahan 5 kasus aktif , 3 pasien sembuh dan 1 orang meninggal dunia akibat Covid-19, Jumat (15/10/2021).

Penambahan kasus aktif ini sedikit lebih banyak dari tambahan pasien sembuh, yang hanya berjumlah 3 pasien.

Kini total kasus aktif di Bontang berjumlah 110 orang. 9 pasien di antaranya tengah mendapat perawatan intensif di rumah sakit. Sedangkan 101 kasus lainnya menjalani isolasi mandiri.

"Kalau kasus meninggal dunia akibat Covid-19 juga bertambah 1 jiwa. Jadi total kasus kematian saat ini berjumlah 360 jiwa," terang Adi Permana, Juru Bicara Tim Satgas Covid-19.

Sementara untuk peta wilayah Covid-19, tersisa 1 wilayah di Bontang yang masih berstatus zona merah, yakni Kelurahan Lok Tuan.

Baca juga: Update Covid-19 Bontang, Kamis 14 Oktober 2021, Enam Pasien Sembuh, hanya 1 Kasus Baru

Baca juga: Disdikbud Kembali Keluarkan Rekomendasi PTM untuk 26 Sekolah di Bontang

Baca juga: Update Covid-19 Bontang Rabu 13 Oktober 2021, Ada 17 Kasus Baru, 10 Pasien Sembuh

Sedangkan untuk 10 kelurahan lainnya kini telah berstatus zona kuning dengan catatan jumlah kasus aktif di bawah 10 kasus.

"Tiga kelurahan lain juga telah masuk zona orange. Sementara Kelurahan Guntung kini zero Covid-19, alias zona hijau," kata Adi.

Dijelaskan Adi, kasus harian belakangan ini terus menunjukkan tren positif. Rata-rata penambahan kasus sembuh biasanya lebih banyak dari kasus aktif per harinya.

Adi pun berharap agar masyarakat terus meningkatkan kedisiplinan prokes dan menjaga pola hidup sehat dan bersih

"Tetap waspada. Kuncinya di prokes dan ikut vaksin. Biar kita bisa kendalikan kasus covid di Bontang," terang Adi. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved