Breaking News:

Berita Kutim Terkini

Baru Dilantik, Kadispertan Kutai Timur akan Maksimalkan Produk Hasil Tani Lokal

Setelah pandemi Covid-19 mulai mereda, tugas yang harus dituntaskan Pemerintah Kabupaten Kutai Timur.

Penulis: Syifaul Mirfaqo | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/SYIFAUL MIRFAQO
Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Kutai Timur yang baru saja dilantik, Dyah Ratnaningrum berencana memaksimalkan hasil produk tani lokal. TRIBUNKALTIM.CO/SYIFA'UL MIRFAQO 

TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA - Setelah pandemi Covid-19 mulai mereda, tugas yang harus dituntaskan Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) adalah menggenjot pemulihan ekonomi.

Ketersediaan pangan menjadi salah satu tugas dari Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Kutai Timur dalam menopang percepatan pemulihan ekonomi di Tuah Bumi Untung Benua.

Terkait hal ini, Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Kutai Timur yang baru saja dilantik, Dyah Ratnaningrum, mengatakan pihaknya sudah mempersiapkan berbagai program yang mendukung kekuatan tani dan ternak di Kutim.

Programnya dibentuk sesuai dengan visi dan misi Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman dan Wakil Bupati Kutim Kasmidi Bulang.

Baca juga: KPwBI Kaltara Dorong Peningkatan Produktivitas Pertanian hingga 5 Ton/Ha Melalui Metode Hazton

Baca juga: Menteri Syahrul Yasin Limpo Inginkan Wonosobo sebagai Pelopor Food Estate

Baca juga: Dinas Pertanian Kutai Timur Pastikan 1.304 Hewan Kurban Sehat dan Siap Sembelih

Keunggulan hasil tani Kutim yang mendapat sorotan adalah komoditas pisang yang unggul hingga mampu diekspor hingga ke luar daerah.

“Kita sempat berhenti ekspor ke luar daerah. Namun, kini sudah kembali normal dan malah akan lebih besar lagi kedepannya," ujar Dyah saat diwawancarai TribunKaltim.co.

Di Kabupaten Kutai Timur, terdapat dua kecamatan yang mampu menopang kebutuhan komoditas pisang hingga keluar daerah yakni Kecamatan Kaubun dan Sangkulirang.

Untuk itu, Dyah memastikan bahwa pihaknya akan melakukan kajian terhadap pisang yang diekspor untuk selanjutnya lebih dimaksimalkan.

"Kita akan membuat klaster-klaster pisang yang seperti di Kaubun dan Sangkulirang,” ucapnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved