Breaking News:

Berita Tarakan Terkini

Ekspor Perdana Bandeng Beku dari Kota Tarakan dengan Tujuan ke Tiongkok

Meski dalam kondisi pandemi, ekspor komoditas perikanan ke luar negeri dari Kota Tarakan sudah bisa dilakukan.

Editor: Rahmad Taufiq
TRIBUNKALTARA.COM/ANDI PAUSIAH
Ekspor perdana ikan bandeng beku di Pelabuhan Malundung, Kota Tarakan. TRIBUNKALTARA.COM/ANDI PAUSIAH 

Ia menambahkan, jika tidak ada ekspor, tentu puluhan karyawannya tidak mendapatkan pemasukan.

Update informasi terakhir yang dihimpun pihaknya, karena kondisi Covid-19, Pemerintah Indonesia harus memenuhi prosedur.

Ada beberapa perusahaan di mana bukan produknya yang ditemukan mengandung virus Covid-19, melainkan di kemasan.

“Nah itu jadi polemik. Tapi sekarang program pemerintah dalam hal ini BKIPM yang berwenang atas ini itu melakukan uji produk terhadap kemasan itu. Kalau misal hasil uji negatif maka diperbolehkan mengirim,” jelasnya.

Begitu juga tes swab untuk karywan di perusahaan diwajibkan, jika ada yang terinfeksi, maka akan dilakukan investigasi.

“Alhamdulillah sejauh ini di kami masih aman,” jelasnya.

Ia menuturkan, perusahaan Fiserindo berdiri 2017 dan baru proses aktif awal Mei 2018 di Juata Laut.

Produk yang diekspor masih utuh dan tidak ada perlakuan khusus terhadap bahan baku.

“Hanya pencucian, penanganan, kemudian kirim utuh. Masih utuh pengolahan isi perut juga belum ada,” jelasnya.

Ia menjelaskan, adapun yang dikirim dalam bentuk bandeng beku alias masih utuh, total 2.500 MC atau bobotnya kurang lebih 25 ton.

“Kalau ditanya administrasi, dari pemerintah menurut saya masih ringan ya. Masih bisa menutupi cost dan masih dapat untung. Jumlah karyawan kami sekarang 45 orang,” ucapnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved