Berita Kubar Terkini
Internet di Kutai Barat Sering Putus, Wabup Edyanto Arkan Beri Peringatan ke Pekerja Proyek
Akses jaringan Internet di wilayah Kabupaten Kutai Barat, Provinsi Kalimantan Timur, bisa dibilang hampir setiap hari
Penulis: Zainul | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO, SENDAWAR - Akses jaringan Internet di wilayah Kabupaten Kutai Barat, Provinsi Kalimantan Timur, bisa dibilang hampir setiap hari mengalami gangguan alias lost connection.
Bahkan hal tersebut juga sering kali memicu terjadinya gangguan pada jaringan telekomunikasi.
Aktivitas pengerjaan proyek penggalian drinase dan pelebaran ruas badan jalan raya di Jalan Poros Trans Kalimantan dari arah Kota Samarinda menuju Kabupaten Kutai Barat, disebut-sebut sebagai biang keroknya.
Hal itu terbukti setelah didapati beberapa serat kabel fiber optik jaringan internet yang ditanam, putus diduga tergaruk oleh alat berat yang melakukan penggalian tanah.
Baca juga: Jaringan Internet di Kubar Mulai Normal, Pelaksanaan SKD CPNS Hari Terakhir Berjalan Lancar
Baca juga: Jaringan Internet di Kutai Barat Hilang Lagi, Ratusan Peserta CPNS Gagal Ikut Tes SKD
Baca juga: CPNS Kubar, Jaringan Internet Terjadi Gangguan Koneksi saat Tes SKD, Telkom Siap Antisipasi
Kondisi ini pun mendapat perhatian pemerintah Kabupaten Kutai Barat.
Melalui Wakil Bupati Kutai Barat, Edyanto Arkan, menegaskan para pengelola proyek harus melapor kepada pihak PT Telkom sebelum melakukan kegiatan seperti penggalian drinase atau pelebaran ruas jalan.
"Saya minta sebaiknya sebelum adanya kegiatan proyek itu harus berkoordinasi dahulu kepada PT Telkom. Jadi setiap melakukan pekerjaan harus melibatkan PT Telkom kalau tidak akan bisa mengganggu kepentingan yang luas tidak hanya pemerintahan tetapi juga masyarakat" kata Wabub Edyanto Arkan, Minggu (17/10/2021) sore.
Dia menegaskan permintaan ini harus didengar para pengelola proyek di jalan trans Kalimantan dan sekitarnya.
Baca juga: INFO CPNS Kaltim: BKPPD Kutai Barat Pastikan Jaringan Internet Lancar Buat 1.600 Peserta Tes SKD
Mengingat kawasan tersebut banyak terdapat kabel fiber optik yang di tanam oleh pihak PT Telkom dan jika terputus maka jaringan internet sudah pasti akan terhenti.
"Jadi sebaiknya memang sebelum adanya kegiatan itu harus berkoordinasi dahulu kepada PT Telkom supaya mereka menunjukkan peta letak kabel fiber optik yang ditanam itu," ungkapnya.
Karena pihak Telkom sudah mengetahui jaringan-jaringan kabel serat optik yang dipasang di dalam tanah karena Telkomsel selaku pemiliknya pasti memiliki peta jaringan itu.
Sehingga gangguan jaringan tidak lagi terjadi seperti insiden tergaruk oleh alat berat dan sebagainya," tegasnya.
Baca juga: Ponsel tak Terhubung Jaringan Internet Masih Bisa Gunakan WhatsApp, Berikut Caranya
Jika sudah terganggu kata wabup maka jaringan komunikasi tidak saja Pemkab Kubar tetapi juga semua pihak termasuk di Kabupaten Mahakam ulu.
Mengganggu Seleksi CPNS
Gangguan jaringan internet di wilayah kabupaten Kutai barat belakangan ini juga menyebabkan pelaksanaan kegiatan seleksi kompetensi dasar (SKD) pada program penerimaan calon pegawai negeri sipil CPNS wilayah pemerintahan kabupaten Kutai barat terganggu.
Saat itu, kegiatan tes computer assisted test, terpaksa ditunda beberapa hari.
Lantaran jaringan internet sama sekali tidak bisa diakses begitu pula dengan jaringan telekomunikasi.
Alhasil ratusan peserta CPNS harus menunggu pelaksanaan computer assisted test yang telah dijadwalkan oleh panitia sambil menunggu pulihnya kembali jaringan internet. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/terkena-alat-berat.jpg)