Breaking News:

Virus Corona di Malinau

PCR Lab RSUD Malinau Hanya untuk Pemeriksaan Internal, Layanan Umum Dibuka setelah Uji Validasi

Alat Pemeriksa Covid-19 Polymerase Chain Reaction (PCR) telah terpasang di Ruang Laboratorium RSUD Malinau.

Editor: Rahmad Taufiq
TRIBUNKALTARA.COM/MOHAMMAD SUPRI
Ilustrasi warga Malinau menjalani tes Antigen untuk keperluan syarat pelaku perjalanan di Kantor Dinas Kesehatan P2KB Malinau, Kecamatan Malinau Utara, Kabupaten Malinau, Provinsi Kalimantan Utara, beberapa waktu lalu. TRIBUNKALTARA.COM/MOHAMMAD SUPRI 

TRIBUNKALTIM.CO, MALINAU – Alat Pemeriksa Covid-19 Polymerase Chain Reaction (PCR) telah terpasang di Ruang Laboratorium RSUD Malinau.

Fasilitas pemeriksaan Covid-19 tersebut untuk sementara waktu hanya diperuntukkan bagi pemeriksaan internal atau bagi pasien terkonfirmasi Covid-19.

Kepala Dinas Kesehatan P2KB Malinau, John Felix Rundupadang menyampaikan laboratorium tersebut belum dapat difungsikan untuk pelayanan umum atau syarat pemeriksaan Covid-19 untuk pelaku perjalanan.

Menurutnya, saat ini Dinas Kesehatan sedang mempersiapkan tenaga, sumber daya yang nantinya akan mengoperasikan laboratorium pemeriksaan Covid-19 pertama di Malinau tersebut.

“SDM kita yang akan mengoperasikan pemeriksaan di Lab PCR akan berangkat untuk pelatihan ke Provinsi. Perkiraan kita, paling lama 2 tiga hari. Setelah mereka kembali kita akan persiapan uji validasi,” ujarnya, Minggu (17/10/2021).

Baca juga: Layanan Pemeriksaan PCR Bagi Pelaku Perjalanan di Malinau Ditarget Beroperasi November 2021

Baca juga: Lab PCR di RSUD Malinau Belum Dioperasikan, Tunggu Kedatangan Tim BNPB RI untuk Lakukan Asesmen

Baca juga: Uji Akurasi Hasil Pemeriksaan, 20 Spesimen Asal Lab PCR RSUD Malinau Akan Dites Ulang di Provinsi

Menurutnya, persoalan yang tengah dihadapi pihaknya saat ini adalah untuk menemukan sampel kasus Covid-19.

Dalam tahapan uji validasi nanti, Dinas Kesehatan P2KB Malinau membutuhkan sekira 20 sampel.

Yang terdiri dari 20 sampel positif dan sejumlah sampel negatif Covid-19.

Uji validasi diperlukan untuk mendapatkan izin pengoperasian dari Kementerian Kesehatan RI agar hasil pemeriksaan diakui.

Izin tersebut, menurutnya, menjadi persyaratan utama untuk melayani pemeriksaan umum, atau layanan pemeriksaan untuk syarat pelaku perjalanan.

“Nanti untuk tahapan uji validasinya, kita akan kirim 20 sampel positif dan beberapa sampel negatif untuk pendukungnya. Setelah dapat, nanti akan dikirim ke Balitbangkes. Tahapan ini adalah syarat wajib jika untuk layanan pemeriksaan umum untuk pelaku perjalanan.

Artinya, nanti Lab ini sementara hanya bisa difungsikan untuk pemeriksaan internal saja,” katanya.

Baca juga: Ruang Lab PCR di RSUD Malinau Telah Memenuhi Syarat, Didukung Peralatan dan Fasilitas yang Lengkap

Ditanya mengenai kapan layanan pemeriksaan umum tersebut dibuka, John Felix Rundupadang mengatakan hal tersebut sepenuhnya bergantung tahapan terakhir, yakni hasil uji validasi Balai Penelitian dan Pengembangan Kementerian Kesehatan RI (Balitbangkes RI).

Menurutnya, bergantung pada kelancaran pemeriksaan mulai dari pengumpulan sampel, pengiriman hingga hasil pemeriksaan dengan tingkat akurasi pemeriksaan minimal 95 persen terpenuhi.

Jika seluruh aspek terpenuhi, Lab PCR RSUD Malinau ditarget akan melayani pemeriksaan umum pada bulan November 2021 mendatang. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved