Breaking News:

Berita Kaltim Terkini

Tagar PercumaLaporPolisi Redup, Topik Satpam BCA Meroket, Warga Kaltim Diimbau Tidak Memperkeruh

Meski meredup, postingan yang menyertakan tagar tersebut terpantau masih eksis hingga hari ini, Minggu (17/10/2021).

TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO
Kabid Humas Polda Kaltim, Kombes Pol Yusuf Sutejo. TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Topik dengan tagar PercumaLaporPolisi sempat meramaikan kancah jagat maya. Meski meredup, postingan yang menyertakan tagar tersebut terpantau masih eksis hingga hari ini, Minggu (17/10/2021).

Pantauan Tribun Kaltim, setidaknya hingga pukul 09.45 Wita, Twitter mencatat ada 130 ribu cuitan yang mengandung tagar tersebut.

Cuitan cenderung berupa kekecewaan terhadap institusi Polri dalam hal penegakan hukum. Bagi sebagian warganet, tindakan melapor kepada polisi sama halnya membuang-buang waktu.

"Bokap always said, “nanti kalo bapak udah engga ada, kamu kena masalah atau kasus yg sekiranya ga gede gede bgt, jangan lapor polisi deh. Percuma soalnya malah yg ada pengeluaranmu bakalan lebih gede”," dikutip dari cuitan akun @hendrosupri sekira jam 10.00 Wita, Minggu (17/10/2021).

"Hal ini adalah salah satu dari antara lain yang wajib direformasi Polri. Kenapa demikian? Krn hal ini persoalan trust dan excellent service sebagai standart Institusi yang profesional, good, and clien," timpal akun @djenengkoe pukul 10.44 Wita, Minggu (17/10/2021).

Baca juga: Polisi Dobrak Sarang Rentenir Digital di Indonesia, Polda Kaltim Sedang Berkoordinasi dengan OJK

Baca juga: Simak Berikut Ini, Perbedaaan Pinjaman Online Legal dengan Pinjol Ilegal

Baca juga: NEWS VIDEO 83 Debt Collector hingga Pemilik Perusahaan Pinjol Ilegal Ditangkap

Tagar tersebut, dari pantauan Tribun Kaltim, cenderung meredup. Namun begitu, topik tersebut kemudian bergeser. Berkembang menjadi sindiran yang dikemas dalam bahasa jenaka menjadi topik Satpam BCA.

Hingga pukul 11.00 Wita, topik Satpam BCA sendiri sudah tercatat sekira 34.500 cuitan di Twitter. Adapun mulanya dimulai dari cuitan warganet @fchkautsar beberapa waktu lalu.

"Polisi se-Indonesia bisa diganti Satpam BCA gaksih," cuit warganet yang belakangan diketahui bernama Fachrial Kautsar tersebut.

Cuitan tersebut kemudian mengundang respons dengan skala yang cukup masif di berbagai media sosial. Dari lapisan warganet hingga jajaran kepolisian pun turut mengomentari, dari konotasi positif hingga negatif.

Sang pemilik cuitan pun masih aktif hingga hari ini, terakhir ia membeberkan banyak ancaman yang ia terima, sehingga harus mendeaktivasi akun Instagram-nya.

Baca juga: TERBONGKAR di Mata Najwa, Praktik Perusahaan China Jalankan Bisnis Pinjol Ilegal di Indonesia

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved