Breaking News:

News Video

NEWS VIDEO PDSKJI Siap Bantu Pulihkan Kesehatan Jiwa Masyarakat Pasca Pandemi Covid-19

Dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Jiwa Sedunia 2021, PDSKJI Kaltim-Kaltara menyelenggarakan kegiatan pada Minggu (17/10/2021) di Panin Tower

Penulis: Niken Dwi Sitoningrum | Editor: Jonathan Roy

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Jiwa Sedunia 2021, PDSKJI Kaltim-Kaltara menyelenggarakan kegiatan pada Minggu (17/10/2021) di Panin Tower, Balikpapan, Kalimantan Timur.

Kegiatan ini dihadiri oleh Dr. H. Jaya Mualimin, Sp.KJ, M. Kes, MARS selaku Direktur Rumah Sakit Jiwa Daerah Atma Husada Mahakam dan Ketua PDSKJI (Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa Indonesia) Kaltim-Kaltara, Dr. Andi Sri Juliarty sebagai Kepala Dinas Kesehatan, Dr. Dradjad Wicaksono Sp.KJ selaku Ketua IDI Kota Balikpapan dan perwakilan Ikatan Psikolog Klinis Kota Balikpapan.

Adapun dalam sambutannya, Dr. H. Jaya Mualimin, Sp.KJ menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan kegiatan tahunan yang memang diselenggarakan untuk mewujudkan bidang kesehatan jiwa yang lebih baik dari tahun ke tahun.

Baca juga: Pandemi Covid-19 Berdampak pada Psikologis Masyarakat, PDSKJI Siap Bantu Pulihkan Kesehatan Jiwa

"Memang setiap tahun itu kita adakan, kalau secara nasional itu diselenggarakan di Solo. Kalau kita saat ini di Balikpapan, untuk area Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara," ujarnya.

Adapun tema kegiatan ini adalah "Kesetaraan Pelayanan Kesehatan Jiwa Untuk Semua", tema ini diusung mengingat situasi saat ini semua masyarakat terdampak pandemi Covid-19 dan tentunya berdampak pada psikologisnya.

Selain itu, PDSKJI mendukung program pemerintah yang bertajuk Dukungan Kesehatan Jiwa dan Psiko-Sosial (DKJPS) khususnya di seluruh Kabupaten/Kota, termasuk di Kota Balikpapan, Kota Samarinda dan kota-kota yang lain agar semua upaya-upaya yang dilakukan oleh pemerintah, khususnya di bidang kesehatan jiwa ini menjadi lebih baik lagi di tahun-tahun yang akan datang.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan pun turut menyampaikan dukungannya pada program DKJPS yang akan dikonsentrasikan pada warga masyarakat terdampak Covid-19 dan khususnya terdampak secara psikologisnya di Kota Balikpapan ini.

"Jadi, banyak sekali dampak-dampak pada program kesehatan pasca pandemi yang memang harus kita kawal bersama dan syukur saja hal ini langsung direspon cepat oleh PDSKJI Kaltim-Tara," tanggap Dr. Andi Sri Juliarty yang kerap disapa Dio.

Hal ini perlu diwaspadai karena dampak-dampak psikologis pada pasien pasca Covid-19 dan pihak keluarga yang ditinggalkan ini tidak terlihat dan perlu penanganan khusus agar tidak berkelanjutan.

Selain itu, Dio menambahkan, program DKJPS ini pun harus sama-sama dikawal karena memang butuh berkolaborasi dengan berbagai pihak, khususnya dengan pihak Dinas Kesehatan sendiri.
"Memang penting untuk deteksi dini tentang permasalahan kesehatan jiwa masyarakat mulai dari puskesmas, khususnya bagi masyarakat yang terdampak Covid-19 tadi itu ya," tambahnya.

Tidak hanya masyarakat, tetapi tenaga kesehatan sendiri pun banyak yang terdampak secara psikologisnya.

"Tapi mungkin tidak berat ya kasusnya, karena dari pihak Pemerintah Kota Balikpapan pun mendukung penuh dengan pemberian vitamin dan kebutuhan istirahat yang juga kami sediakan, seperti hari ini kita liburkan dulu nakes-nakes yang melakukan vaksinasi," tegasnya.

Dio pun menyampaikan bahwa melalui kerjasama ini nantinya semoga saja permasalahan kejiwaan pada masyarakat maupun tenaga kesehatan yang terdampak pasca pandemi Covid-19 ini dapat terdeteksi dan dapat dengan segera ditangani.

"Walaupun untuk saat ini belum menonjol juga untuk angka permasalahan kesehatan jiwa pasca Covid-19 ini, melalui kerjasama ini kita akan menggali hal tersebut supaya tidak menjadi dampak yang panjang bagi masyarakat maupun nakes kita," tuturnya.

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved