Breaking News:

Berita Nasional Terkini

Nama Anies Baswedan Muncul di Surat Dakwaan, Boyamin Saiman Juga Singgung Nama Ahok di Korupsi Lahan

Nama Anies Baswedan muncul di surat dakwaan, Boyamin Saiman juga singgung nama Ahok di korupsi lahan

Muhammad Zulfikar/Tribunnews.com
Boyamin Saiman menyebut ada orang-orang lingkaran Ahok di Korupsi pengadaan lahan Munjul, Jakarta 

TRIBUNKALTIM.CO - Nama Gubernur Anies Baswedan muncul di surat dakwaan salah satu terdakwa Korupsi pengadaan lahan di Munjul.

Gubernur DKI Jakarta tersebut disebut menyetujui kucuran APBD sebesar RP 1,8 triliun untuk Perumda Sarana Jaya.

Terbaru, Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia ( MAKI), Boyamin Saiman juga menyebut nama Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.

Boyamin Saiman menyebut salah satu tersangka Korupsi pengadaan lahan Munjul juga merupakan 'orang' di era Ahok.

Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) sempat meminta keterangan Anies Baswedan terkait pengadaan lahan di Munjul.

Saat itu, Anies Baswedan mendapat 5 pertanyaan dari penyidik.

Baca juga: Anies Baswedan Gunakan Warisan Ahok untuk Gusur Warga, LBH Jakarta: Rakyat Dihantui Penggusuran

Baca juga: Akhirnya Anies Baswedan Rilis Jadwal Balapan Formula E, 4 Bulan Sebelum Jabatan Gubernur DKI Selesai

Baca juga: Kucurkan Dana Rp 1,8 Triliun, Nama Anies Baswedan Disebut di Pengadilan Tipikor, Kronologi Kasus

Dilansir dari Wartakota.com dalam artikel berjudul Koordinator MAKI Sebut Orang-orang Ahok Berada di Lingkaran Kasus Korupsi Pengadaan Lahan Ibu Kota, Koordinator MAKI Boyamin Saiman mengungkapkan, terdakwa kasus korupsi pengadaan lahan tanah di Munjul, yakni pemilik PT Adonara Propertindo Rudy Hartono Iskandar juga merupakan sosok pelaku korupsi tanah di era pimpinan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Hal itu diungkapkan oleh Boyamin Saiman saat mengengukapkan keterkaitan dan keterlibatan Rudy Hartono Iskandar dengan Ahok dalam pusaran kasus tanah di Cengkarang, Jakarta Barat.

"Jejak pertama kali yang saya dapatkan Rudy Hartono Iskandar itu justru pada saat ada copy sertifikat yang itu ada memo disposisi dari Ahok yang mengatakan untuk memerintah anak buahnya mengkaji untuk dibeli," ungkap Boyamin dalam keterangan tertulis pada Selasa (19/10/2021).

"Artinya dari dokumen itu patut di kontruksikan bahwa Rudy Hartono Iskandar ini pernah menemui Ahok menyodorkan fotocopy sertifikat dan fotocopy sertifikat yang sama itu dijadikan Ahok diberikan catatan dan diberikan kepada anak buahnya," jelasnya.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved