Breaking News:

Berita Samarinda Terkini

Warga Bengkuring Samarinda Kuatkan Diri dengan Berwisata di Tengah Banjir

Banjir sejak Rabu (20/10/2021) menarik perhatian warga kota Tepian, khususnya yang tinggal di kawasan Kecamatan Samarinda Utara dan Sungai Pinang

Penulis: Nevrianto | Editor: Mathias Masan Ola
TRIBUNKALTIM.CO/NEVRIANTO HARDI PRASETYO
BANJIR - Warga Bengkuring berusaha menguatkan diri dengan berwisata dan jalan-jalan di kawasan Perumahan Bengkuring Sempaja Selatan Samarinda Utara, Kamis (21/10/2021).┬áTRIBUNKALTIM.CO/NEVRIANTO HARDI PRASETYO 

TRIBUNKALTIM.CO SAMARINDA - Banjir sejak Rabu (20/10/2021) menarik perhatian warga kota Tepian, khususnya yang tinggal di kawasan Kecamatan Samarinda Utara dan Sungai Pinang.

Dua hari lalu hujan deras sejak tengah malam hingga jelang siang merendam kawasan Samarinda Utara, Sungai Pinang, hingga kecamatan Samarinda Ulu.

Selang sehari surut, dini hari kemarin hujan deras kembali melanda, otomatis kembali merendam kawasan, sebut saja Lempake dan Perumahan Bengkuring Samarinda Utara.

Pantauan TribunKaltim.co, Kamis (21/10/2021) genangan juga merendam kawasan Samarinda Ulu, simpang Mall Lembuswana, Jalan Dr Sutomo, Kawasan Sungai Pinang Jalan Ahmad Yani dan sekitarnya, Jalan Hasan Basri, Jalan Antasari banjir dengan ketinggian variatif 20 sampai 60 centimeter.

Tentu saja membuat pengendara bermotor memutar taktik,lewar jalan yang bebas genangan banjir jika ingin sampai ke kota maupun ke Samarinda Seberang.

Baca juga: Banjir Tidak Kunjung Surut, Unit Inafis Satreskrim Polresta Samarinda Dirikan Posko Darurat Bencana

Baca juga: NEWS VIDEO Polairud Polresta Samarinda Bagikan Makanan Bagi Warga Terdampak Banjir

Baca juga: Komisi III DPRD Samarinda Rencana Bentuk Pansus Penanganan Banjir

Warga Jalan Pakis 7 Bengkuring Samarinda Utara, Rina bersama sejumlah warga lainnya mengisi waktu dengan berjalan kaki menyusuri genangan banjir melewati jalan Bengkuring Raya 1, Bengkuring Raya2 .Ada pula warga mendampingi anak anaknya jalan jalan santai membawa perahu relawan maupun perahu pelampung anak anak.

"Saya bersyukur rumah saya gak kebanjiran tapi kasihan warga yang kebanjiran.Makanya saya pingin jalan jalan sekalian cek sekolah anak saya di SD 042. Kebanjiran juga sampai masuk ruang kelas, siswanya diliburkan. Semoga ada solusinya karena cukup sudah banjir," ujarnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved