Breaking News:

Berita DPRD Kalimantan Timur

Berharap Jadi Instrumen Utama Pendongkrak PAD, Sigit Wibowo Sosialisasikan Perda Pajak di Balikpapan

Wakil Ketua DPRD Kaltim Sigit Wibowo ingin pajak daerah menjadi instrumen utama pendongkrak pendapatan asli daerah (PAD).

Editor: Diah Anggraeni
Tribun Kaltim/Jino Prayudi Kartono
Wakil Ketua DPRD Kaltim Sigit Wibowo. 

TRIBUNKALTIM.CO - Wakil Ketua DPRD Kaltim Sigit Wibowo ingin pajak daerah menjadi instrumen utama pendongkrak pendapatan asli daerah (PAD).

Hal itu disampaikan di sela-sela sosialisasi dan penyebarluasan peraturan daerah di tengah masyarakat.

Kali ini, Sigit menyosialisasikan Peraturan Daerah (Perda) Provinsi Kaltim Nomor 1 Tahun 2019 tentang Pajak Daerah di RT 21, Jalan Soekarno-Hatta, Kelurahan Karang Joang, Kecamatan Balikpapan Utara, Kota Balikpapan, belum lama ini.

Baca juga: DBH Kaltim Tahun 2022 Diperkirakan Turun, Seno Aji minta BPKAD Konsultasi ke Kementerian Keuangan

Kegiatan kali ini juga menghadirkan narasumber, di antaranya, Wakil Sekretaris Satuan Aksi Pemuda Pemerhati Hukum (SAPPH) Kaltim Fahrizal Helmi Hasibuan.

Dalam sambutannya, Sigit yang juga ketua DPW Partai Amanat Nasional (PAN) Kaltim menerangkan jika sosper ini dilaksanakan seluruh anggota DPRD Kaltim serentak di wilayah daerah pemilihan masing-masing.

Sigit juga menyampaikan, pajak daerah merupakan sumber pendapatan yang cukup besar bagi APBD Kaltim.

Pasalnya, hal ini mampu memberi kontribusi sekira 78 persen terhadap PAD atau 39 persen APBD.

"Pajak daerah ini pajak yang dipungut dari masyarakat dan hasilnya dikembalikan ke masyarakat melalui pembangunan secara luas," ungkapnya.

Baca juga: Dilantik Jadi Ketua DPW PAN Kaltim, Sigit Wibowo Mulai Siapkan Kader untuk Pemilu 2024

Selain itu, kondisi masyarakat merupakan faktor penentu keberhasilan upaya peningkatan PAD dari sektor pajak daerah, sehingga masyarakat perlu diberikan pemahaman pentingnya taat pajak.

"Kami juga mendorong agar Bappeda Kaltim agar memberikan kemudahan adiminstrasi dan pelayanan masyarakat membayar pajak," imbuh Sigit.

Karenanya, sosialisasi kali ini diselenggarakan untuk mengetahui sejauh mana relevansi dan pelaksanaan perda-perda yang telah ditetapkan DPRD Kaltim bersama Pemprov Kaltim.

Apabila saat ini diperlukan perubahan terhadap perda tersebut, DPRD Kaltim pun siap melakukan perbaikan.

Baca juga: Sutomo Jabir Temui Warga Gunung Tabur, Sosialisasikan Perda Bantuan Hukum di Berau

Sigit ingin perda ini dijalankan sebagai produk hukum yang kuat sehingga bisa diterapkan guna memberikan kontribusi bagi pembagunan Kaltim.

"Memang perda yang diinisiasi oleh DPRD maupun Pemprov Kaltim dan disahkan tidak hanya menjadi perda yang macam kertas kosong saja," pungkas Sigit. (adv)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved