Kabar Artis
Kisah Marshanda yang Berdamai dengan Bipolar, Sosok Ini yang Selalu Mendukung Chacha
Memulai karir sedari 8 tahun Marshanda merupakan salah satu aktris sekaligus penyanyi yang tidak ragu menunjukkan dirinya secara terbuka.
TRIBUNKALTIM.CO - Memulai karir dari umur 8 tahun, Marshanda merupakan salah satu aktris sekaligus penyanyi Indonesia yang tidak ragu menunjukkan dirinya secara terbuka kepada media.
Beberapa waktu lalu, Marshanda menceritakan pengalamannya berobat di Amerika Serikat.
Diketahui, Marshanda menjalani healing therapy di Amerika Serikat selama sebulan
Terapi yang dijalani Marshanda tidak lain untuk mengatasi gangguan bipolar yang dideritanya.
Baca juga: Berobat ke Amerika, Marshanda Ungkap Momen saat Belikan Oleh-oleh untuk Sienna & Istri Ben Kasyafani
Baca juga: Berobat di Amerika, Marshanda Sekarang Sudah Jarang Depresi Bahkan Lebih Berani
Dituntut untuk selalu sempurna di industri hiburan Marshanda memilih untuk menerima kekurangannya dan menunjukkan kesempurnaan dengan cara yang berbeda.
Secara terbuka mengakui bahwa dirinya telah didiagnosa bipolar yang membuat pengidapnya perubahan emosi drastis.
Marshanda telah menginspirasi orang banyak yang tidak berani mengakui hal tersebut.
Kepada Vincent dan Desta di acara Tonights Premiere, Chacha mengaku sedang mengurangi konsumsi obat-obatan pengontrol emosinya dengan terapi ketamine yang ada di Amerika oleh dokter yang bertanggung jawab untuk menyeimbangkan emosinya.
Marshanda menyebut bahwa bipolar tidak dapat disembuhkan dan hanya bisa dikontrol oleh obat-obatan.
Tanpa adanya obat-obatan untuk mengontrol emosinya, mantan istri Ben Kasyafani ini mengaku bahwa dia dapat tidak tidur selama 2 minggu berturut turut dan banyak berbicara karena ketidak stabilan emosi yang dirasakannya.
Baca juga: Berangkat ke Amerika, Marshanda: Ke Sana itu Bukan Buat Liburan tapi Healing Therapy
Baca juga: KATA-KATA Marshanda Jalani Healing Therapy Pertama di Amerika Terkait Gangguan Bipolar
Hal ini juga dapat dipengaruhi oleh olahraga.
Karena jika dirinya tidak olahraga, itu akan mempengaruhi control emosi yang dirasakannya menjadi lebih buruk di bandingkan saat tidak olahraga.
Olahraga dipandang oleh ibu satu anak itu sebagai kesehatan, bukan untuk menguruskan badan.
Mengaku memiliki support system yang mengerti dirinya dari sisi keluarga dan sahabat, menurut Marshanda hal itu didapatkannya karena komunikasi yang dilakukannya kepada kerabat terdekatnya.
“Aku harus banyak jelasin ke mereka, karena banyak dari kita sering merasa ‘lo harusnya ngerti gue dong’, ‘lo jangan treat gue salah’ tapi aku sadar kalo ‘kayanya gue harus jelasin juga nih kaya kalo gini nanti bisa anxious, kalo mereka gini nanti gue bisa nangis’ gitu jadi mereka juga bisa tau aku” ujar Marshanda.
Baca juga: Marshanda Tidak Lepas dari Benda Ini untuk Sembuh dari Gangguan Bipolar, Jalani 6 Terapi di Amerika
Baca juga: Jawaban Marshanda Soal Kapan Nikah Lagi, Enggak Takut Sendiri dan Enggak Insecure
Selain mengkampanyekan kesadaran akan kesehatan mental, Marshanda juga mengkampanyekan tentang Body Positivity.
Tentang penerimaan terhadap kondisi tubuhnya yang dinilai gemuk atau berisi dari khalayak ramai.
Terlihat segar dan sehat Marshanda menjelaskan bahwa sebelumnya dirinya tidak menerima hal itu dengan meminum obat menurun nafsu makan karena obat-obatan untuk mengontrol emosinya memiliki efek samping untuk meningkatkan nafsu makan dan memperlambat metabolisme tubuh.
“Sebelum ke US aku udah bertahun tahun minum obat kurus. Kenapa, karena obat-obat bipolar aku itu bikin aku gendut. dia itu kan nambah nafsu makan, metabolism juga jadi slow sebagai cewe di dunia entertainment kan harus perutnya rata dan segala macem. Dan aku mau berenti, aku mau sehat dan aku mau nerima. Dan gue tau begitu aku stop tuh obat penahan nafsu makan, pasti akan ada beberapa bulan lo akan naik banget dan ya bener aja” ungkapnya yang kemudian dijadikan kampanye untuk menerima kondisi tubuh kita dan tidak menyalahkan diri sendiri.
Baca juga: NEWS VIDEO Jawaban Marshanda Soal Kapan Nikah Lagi
Baca juga: Pada Armand Maulana, Ayu Ting Ting Mengaku Kualat Akibat Ucapannya Sendiri, Ingin Seperti Marshanda
Wanita berusia 32 tahun ini kemudian menceritakan pengalamannya saat di Amerika.
Mengikuti event estatic dance di pinggir pantai di Los Angeles.
Dirinya mengaku mendapatkan jawaban dari pertanyaan yang mengganggu dirinya.
Karena sebelumnya dirinya selalu mempertanyakan apa yang bernar benar diinginkannya didalam kehidupan ini.
Saat bermeditasi dan visualisasi sebelum melakukan estatic dance, Marshanda mengungkapkan:
“aku suka menanyakan itu ke diri sendiri ‘lo mau jadi apa sih ca, lo mau syuting film, lo akting, lo nyanyi. Mau lo tuh apasi? Kalau ditanya satu tuh apa?’ disitu kejawab ‘kamu gaakan pernah tau apa nama karya yang kamu buat dan akan selalu seperti itu. Nanti kamu akan nemuin jawabannya setiap kamu dalam proses membuat karya itu sampai selesai, then you will know. Dan proses hidup tuh akan selalu begitu. Jadi gaada gunanya mempertanyakan itu, terima diri lo yang penuh warna dan gak usah ngerasa salah dan ngerasa ada keharusan yang harus ‘satu’ gitu”
Berdekatan dengan Hari Kesehatan Mental Se-Dunia, Chacha mengaku dirinya senang saat ini sudah mulai banyak masyarakat yang sadar akan pentingnya kesehatan mental.
(TribunKaltim.co/Nadia Firdaus)