Breaking News:

Virus Corona di Nunukan

Hasil PCR Ratusan PMI Belum Keluar, Kantor Kesehatan Pelabuhan Nunukan Imbau Petugas Perketat Prokes

Hasil swab PCR ratusan Pekerja Migran Indonesia (PMI) hingga kini belum keluar

Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/FEBRIANUS FELIS
Ratusan PMI antre sarapan pagi di Rusunawa, Kecamatan Nunukan Selatan, Jumat (22/10/2021), pagi.TRIBUNKALTIM.CO/FEBRIANUS FELIS 

TRIBUNKALTIM.CO,NUNUKAN- Hasil swab PCR ratusan Pekerja Migran Indonesia (PMI) hingga kini belum keluar.

Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan Tunon Taka Nunukan, dr Baharullah imbau petugas di Rusunawa perketat protokol kesehatan Covid-19.

Diberitakan sebelumnya, sebanyak 193 PMI dideportasi dari Tawau, Malaysia ke ke Indonesia melalui Nunukan, Kalimantan Utara, Kamis (21/10/2021), sore.

Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Tunon Taka Nunukan, dr Barullah, mengatakan, ratusan PMI tersebut telah mengantongi hasil negatif swab PCR dari Tawau.

Kendati begitu, saat tiba di Pelabuhan Tunon Taka Nunukan, mereka wajib melakukan pemeriksaan swab PCR yang dilakukan oleh KKP.

Baca juga: KISAH PILU 2 Bocah Anak Pekerja Migran Indonesia di Malaysia, Ayah Wafat di Bui, Ibu Ntah ke Mana

Baca juga: Ratusan Pekerja Migran Indonesia akan Dideportasi dari Malaysia, Disnaker Nunukan Khawatir

Baca juga: Sinergi Pemerintah Pusat dan Daerah Dalam Melindungi Seluruh Pekerja Migran Indonesia

"Walaupun sudah diswab PCR di Tawau tiba di Nunukan juga harus PCR lagi. Itu syarat bagi pelaku perjalanan dari luar negeri. Kemarin mau magrib baru selesai kami periksa sampel ratusan PMI itu," kata dr Baharullah kepada TribunKaltim.Co, Jumat (22/10/2021), sore.

Menurutnya, pemeriksaan sampel swab ratusan PMI itu dilakukan menggunakan mesin PCR yang baru di RSUD Nunukan.

"Satu kali running sampelnya itu 3 jam. Kapasitas sekali running 96 sampel. Kalau jumlahnya ratusan ya bisa sampai tiga kali running. Informasi dari rumah sakit hari ini sudah keluar hasilnya. Tapi belum ada lagi," ucap Baharullah.

Selain wajib diPCR, kata Baharullah, PMI yang dideportasi dari Malaysia wajib sudah divaksin Covid-19.

Meski begitu, saat akan dipulangkan ke kampung halamannya masing-masing ratusan PMI itu wajib divaksin lagi begitupun swab PCR.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved