Breaking News:

Pekan Olahraga Nasional

Sepak Terjang Fisioterapi Kaltim Bagi Kontingen Kalimantan Timur pada PON XX Papua 2021

Fisioterapi KONI Kaltim salah satu yang berperan terhadap kontingen Benua Etam tampil pada Pekan Olahraga Nasional

Penulis: Muhammad Riduan | Editor: Budi Susilo
HO/KONI KALTIM
Suasana saat fisio, melakukan pemasangan tapping terhadap atlet Kaltim pada PON XX Papua 2021. 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Fisioterapi KONI Kaltim salah satu yang berperan terhadap kontingen Benua Etam tampil pada Pekan Olahraga Nasional atau PON XX Papua 2021.

Diketahui bahwa Tim Kaltim pada PON XX Papua, berada di posisi ke tujuh, dengan torehan 25 medali emas, 33 medali perak, dan 42 medali perunggu.

Raihan itu tak lepas dari peran para fisioterapi, pasalnya mereka bertugas membantu para atlet Kaltim yang mengalami cidera ringan, baik itu sebelum atau sesudah pertandingan.

Johansyah Amin Koordinator Fisioterapi KONI Kaltim, menyampaikan bahwa fisio yang turun pada PON kali ini ada 5 orang, yang dibagi ke beberapa daerah sesuai ketentuan.

Baca juga: Kaltim Bertengger di Posisi ke-7 PON Papua 2021, KONI Sebut Upaya dan Kerja Keras Telah Dilakukan

Baca juga: Pemkab Kubar akan Beri Bonus 4 Atlet yang Raih 4 Medali Perunggu di PON XX Papua

Baca juga: Atlet Kutim Berprestasi di PON XX Papua 2021, Dijanjikan jadi PNS Pemkab Kutai Timur

"Ada yang di Kota Jayapura dan Kabupaten Jayapura, ada juga yang di Merauke, serta ada di Mimika," ungkapnya kepada TribunKaltim.co, Jumat (22/10/2021).

Johansyah mengakui mereka telah standbay sejak dilaksanakan Pemusatan Latihan Daerah (Puslatda) Training Center (TC) KONI Kaltim, hingga tuntung pelaksanaan PON XX Papua.

Lanjutnya sewaktu mereka menjalankan tugas, para atlet kebanyakan mengalami cidera di bagian engkel, bahu, dan punggung.

"Jadi bagi atlet yang mengalami cidera ringan sebelum bertanding, diberi arahan bagaimana mereka latihan sesuai dengan porsinya," sebutnya.

Baca juga: NEWS VIDEO Tamu Berdasarkan Undangan, Penutupan PON XX Papua Terapkan Protokol Kesehatan Ketat

Ia membeberkan dengan jumlah 5 fisio, pihaknya sempat kalang-kabut, terutama di venue daerah Kota Jayapura dan Kabupaten Jayapura, pasalnya jaraknya yang cukup jauh.

Berbeda dengan sewaktu Puslatda di Kota Samarinda, para fisio yang diturunkan ada 10 orang, sehingga untuk membagi tugas lebih memungkinkan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved