Breaking News:

News Video

NEWS VIDEO Kenalkan Batik Ramah Lingkungan, Kelompok IRT di Guntung Raup Keuntungan Jutaan Rupiah

Berjibaku dengan bekal pengalaman, diperdalam dengan ilmu terapan serta diperkuat dengan tekad dan kebersamaan

Penulis: Ismail Usman | Editor: Jonathan Roy

TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG - Berjibaku dengan bekal pengalaman, diperdalam dengan ilmu terapan serta diperkuat dengan tekad dan kebersamaan, melandasi semangat kelompok ibu rumah tangga di RT 01 Guntung, Bontang Utara, untuk terus menghasil karya.

Kumpulan orang yang beranggotakan 9 ibu rumah tangga ini menamai dirinya 'Kelompok Perempuan Matahari'.

Nama matahari dipakai lantaran banyak mengandung makna. Bukan hanya manfaat dari sinarnya, tetapi matahari memilik filosifi yang kental terhadap kesetiaan pada satu tujuan.

Kelompok perempuan ini sejatinya terbentuk berkat dari program CSR PT Pertamina Gas (Pertagas). Tepatnya 2018 silam.

Kala itu, Pertagas melakukan intervensi. Perusahaan energi milik negara ini memberikan pelatihan melalui program CSR untuk pemberdayaan masyarakat.

Walhasil, kelompok binaan Pertagas itu kini mengahasil karya inovasi produk Batik yang dilabeli Daon Jajar Ecoprint.

Kehebatan dari produk ke 9 ibu rumah tangga itu, selain coraknya lebih eksotis, produksi batik kelompok binaan Pertagas ini juga berbahan baku yang ramah lingkungan.

Batik Ecoprint ini diproduksi menggunakan zat pewarna alami dari kulit pohon. Motif daun itu juga menggunakan dedaunan asli dari berbagai jenis tumbuhan seperti daun singkong, pepaya, dan seri.

Bahan baku yang diperlukan pun menyesuaikan kebutuhan warna dan motif yang diperlukan.

Selain dijual dalam bentuk mentah. Kini mereka juga memproduksi dalam bentuk hasil jadi seperti outer, jilbab, mukenah, masker, tas, baju, taplak meja, sarung bantal, hingga jaket.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved