Breaking News:

Otomotif

Tambal Ban Tusuk Menyimpan Risiko, Inilah Cara yang Aman untuk Tambal Ban Tubeless

Ban bocor saat asyik berkendara di jalan raya tentu bikin dongkol. Penyebab ban bocor ini pun bermacam-macam, mulai dari paku, kawat hingga benda

Editor: Diah Anggraeni
Kompasiana.com
Masih banyak orang yang menambal ban tubeless dengan menggunakan sistem tusuk. Tapi Anda tahu enggak, ternyata metode tambal dengan cara tusuk itu menyimpan risiko lho! 

TRIBUNKALTIM.CO - Ban bocor saat asyik berkendara di jalan raya tentu bikin dongkol.

Penyebab ban bocor ini pun bermacam-macam, mulai dari paku, kawat hingga benda tajam lainnya.

Jika motor masih menggunakan ban dalam, langsung aja cari tukang tambal ban terdekat.

Baca juga: Motor Injeksi Anda Kehabisan Bensin, Ini Tips Nyalakannya dan Dampak Buruk yang Ditimbulkan

Berbeda halnya dengan ban tubeless, tidak akan langsung bocor bila terkena benda tajam.

Cara menambal kedua jenis ban tersebut pun beda.

Biasanya, banyak yang menambalnya dengan menggunakan sistem tusuk.

Lubang tempat ban yang bocor, akan dimasukkan karet penambal dengan cara ditusuk.

Baca juga: Stop Mengisi Bahan Kendaraan Motor atau Mobil Anda Sampai Penuh, Ini Bahayanya

Tapi Anda tahu enggak, ternyata metode tambal dengan cara tusuk itu menyimpan risiko.

"Sistem tambal ban tubeless ini berisiko karena menyebabkan benang penguat struktur ban akan rusak dan bisa dipastikan ban tersebut rusak," ucap David Kuncoro, pemilik tambal ban Setia Motor, di Ciputat Tangerang Selatan, kepada GridOto.com, Kamis (21/10/2021)

Menurutnya, tambal ban yang lebih aman tidak merusak ban, yakni dengan cara tip top dan dengan metode dipres.

"Waktu yang dibutuhkan untuk menambal satu lubang mulai dari 30 menit sampai 1 jam, tergantung besarnya lubang yang akan ditambal," kata David.

Baca juga: Tahukah Anda bahwa Ukuran Ban Depan dan Belakang Motor Berbeda? Berikut Penjelasannya

Keuntungan sistem tambal ban tubeless sistem tip top ini yaitu struktur ban tidak akan rusak karena lubang tersebut tidak dibesarkan secara paksa.

Dan secara tampilan ban, dari luar pun tidak terlihat seperti habis ditambal.

Untuk harga menambal memang lebih mahal yakni Rp 50 ribu untuk satu lubangnya.

Artikel ini telah tayang di GridOto.com dengan judul Tahu Enggak, Ternyata Tambal Ban Tubeless dengan Metode Tusuk Ada Risikonya Lho, https://www.gridoto.com/read/222953746/tahu-enggak-ternyata-tambal-ban-tubeless-dengan-metode-tusuk-ada-risikonya-lho?page=all.

Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved