Breaking News:

Virus Corona Malinau

Vaksinasi Warga Perbatasan November 2021, Kadinkes Malinau: Distribusi tak Lagi Terkendala Ekspedisi

Distribusi vaksin ke wilayah pedalaman dan perbatasan Kabupaten Malinau kini tak lagi terkendala pengiriman

Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/MOHAMMAD SUPRI
Pengiriman vaksin dan logistik penanganan Covid-19 dari Bandara Kol RA Bessing Malinau menuju wilayah Apau Kayan, Kabupaten Malinau, Provinsi Kalimantan Utara, beberapa waktu lalu.TRIBUNKALTIM.CO/MOHAMMAD SUPRI 

TRIBUNKALTIM.CO,MALINAU- Distribusi vaksin ke wilayah pedalaman dan perbatasan Kabupaten Malinau kini tak lagi terkendala pengiriman.

Sebelumnya diberitakan, biaya penanganan Covid-19 utamanya terkait pendistribusian vaksin ke wilayah tersebut terkendala biaya ekspedisi.

Saat ini, biaya pengiriman vaksin menggunakan moda transportasi mengalami penyesuaian sehingga persoalan tersebut tak lagi menjadi kendala.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P2KB) Malinau, dr. John Felix Rundupadang.

"Untuk pendistribusian sekarang, kita sudah tidak kesulitan karena tidak harus carter. Ada dukungan dari maskapai, vaksin yang dikirim ini diperlakukan sama dengan biaya barang lainnya," ujarnya, Minggu (24/10/2021).

Baca juga: Vaksinasi Covid-19 di Samarinda Capai 54 Persen untuk Dosis Pertama

Baca juga: Bantu Pemda Capai Herd Immunity, HIPMI Kaltara Gandeng Kelurahan Nunukan Barat Gelar Vaksinasi

Baca juga: Terdata 20 Persen Pegawai Belum Vaksin, Dinas Kesehatan Malinau Jadwalkan Pendataan Ulang

John Felix Rundupadang menjelaskan, sebelumnya biaya pengiriman logistik dan vaksin Covid-19 ke wilayah pedalaman membutuhkan biaya besar.

Pengiriman vaksin harus dikirimkan dalam jumlah yang besar karena tarif khusus diberlakukan maskapai untuk jenis tertentu.

"Saat ini vaksin bisa kita kirim kapan saja melalui pesawat. Hanya saja perlu kita kemas khusus agar vaksin bisa selamat tiba di sana," katanya.

Menurutnya, perlakuan khusus pengemasan vaksin hanya dilakukan untuk pengiriman ke wilayah yang hanya bisa diakses melalui moda transportasi udara.

Sedangkan wilayah yang bisa dijangkau dengan akses darat, tak ada perlakuan khusus. Pihaknya mengaku tak mengalami kesulitan mendistribusikan stok vaksin ke daerah.

Baca juga: Syarat Penerbangan Terbaru di Balikpapan, tak Perlu Lagi Tunjukkan Kartu Vaksin

"Kalau wilayah pedalaman yang masih bisa dijangkau lewat darat, tidak ada kendala. Contohnya di Long Loreh, hari yang sama vaksinasi, petugas sudah jemput pagi-pagi di ruang Instalasi Farmasi Malinau Kota," ungkapnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved