Breaking News:

Berita DPRD Kalimantan Timur

Rusman Ya'qub Dorong Instansi Terkait Gencarkan Vaksinasi untuk Pelajar

Ketua Komisi IV DPRD Kaltim, Rusman Ya'qub mendorong kepada instansi terkait untuk berkolaborasi dalam menggencarkan vaksinasi bagi pelajar, sehingga

Editor: Diah Anggraeni
HO/Humas DPRD Kaltim
Ketua Komisi IV DPRD Kaltim Rusman Ya'qub. Ia mendorong kepada instansi terkait untuk berkolaborasi dalam menggencarkan vaksinasi bagi para pelajar, sehingga pembelajaran tatap muka bagi SMA dan sederajat dapat terselenggara. 

TRIBUNKALTIM.CO - Ketua Komisi IV DPRD Kaltim, Rusman Ya'qub mendorong kepada instansi terkait untuk berkolaborasi dalam menggencarkan vaksinasi bagi pelajar, sehingga pembelajaran tatap muka (PTM) bagi SMA dan sederajat dapat terselenggara.

Menurutnya, tidak berlangsungnya PTM hingga saat ini diduga akibat belum tersebarnya vaksinasi bagi pelajar dan guru secara menyeluruh.

"Kalau kendalanya karena vaksinasi yang belum mencapai target, ya kenapa enggak itu yang digencarkan," ujar politikus PPP ini.

Baca juga: Tingkatkan Pendapatan Nelayan, Sigit Wibowo Upayakan Pengadaan Kapal Tangkap

Wakil rakyat dari dapil Samarinda ini menilai, vaksinasi dapat secara masif dilajukan, maka PTM dapat segera dibuka serta itu menandakan keseriusan dalam pengentasan Covid-19 di Kaltim.

Ia berharap instansi terkait seperti Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kaltim dan Dinas Kesehatan Kaltim dapat berkoordinasi dalam percepatan vaksinasi.

Sebab, saat ini organisasi non pemerintah saja mampu untuk menggelar vaksinasi sampai ribuan dosis.

"Itu hanya persoalan mau apa tidak, kalau soal anggaran nanti bisa dianggarkan kok. Dan kalau membutuhkan tenaga vaksinator, Dinas Kesehatan bisa menyediakan. Maka dari itu, pentingnya koordinasi antara SKPD terkait," tegasnya.

Baca juga: Berharap Jadi Instrumen Utama Pendongkrak PAD, Sigit Wibowo Sosialisasikan Perda Pajak di Balikpapan

Namun dengan catatan, apabila PTM digelar harus menunggu vaksinasi yang mencapai target.

Ia meminta agar itu dapat dilakukan secara masif, berhubung Covid-19 di Kaltim sudah mulai melandai.

"Covid-19 'kan sudah melandai, masa' pelajar harus tetap belajar di rumah. Kasihan karena ini penerus bangsa, seharusnya pemerintah harus kreatif mencari solusi," pungkasnya. (adv)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved