Breaking News:

Berita Nasional Terkini

Menperin Undang Hyundai Motor Buat Akademi dan Bangun Pabrik Mobil Listrik di Indonesia

Menteri Perindustrian Republik Indonesia, Agus Gumiwang Kartasasmita, menyatakan, agar perusahaan menerapkan teknologi Industri 4.0

Editor: Budi Susilo
Kompas Otomotif
Salah satu produk dari Hyundai. PT Hyundai Motor Manufacturing Indonesia akan memproduksi 1.000 unit kendaraan listrik per tahun. 

TRIBUNKALTIM.CO, JAKARTA - Menteri Perindustrian Republik Indonesia, Agus Gumiwang Kartasasmita, menyatakan, agar perusahaan menerapkan teknologi Industri 4.0 di seluruh lini produksi.

Juga tidak lupa untuk turut serta melibatkan Industri Kecil Menengah sebagai bagian dari global supply chain perusahaan.

Itu disampaikan oleh Menteri Perindustrian Republik Indonesia, Agus Gumiwang Kartasasmita dalam acara "Hyundai The Future Electric Vehicle Ecosystem for Indonesia” di JIExpo, Selasa (26/10/2021).

Saat bersamaan, dirinya sampaikan, telah mengundang PT Hyundai Motor Manufacturing Indonesia untuk mendirikan akademi.

Baca juga: Indonesia Pasar Potensial Otomotif, Hyundai dan BYD Tertarik Bangun Pabrik

Baca juga: Serap 3.500 Tenaga Kerja, Hyundai Siap Bangun Pabrik di Indonesia, Sudah Bertemu Presiden Jokowi

Baca juga: Hyundai Mulai Produksi Mobil di Indonesia 2021, Serap 3.500 Tenaga Kerja

Atau politeknik yang lulusannya secara otomatis bisa menjadi pekerja.

Tentu saja dengan kemampuan yang sesuai dengan kebutuhan industri maupun di lini purnajual untuk melayani kebutuhan konsumen.

Menteri Agus Gumiwang Kartasasmita dalam hal ini mengapresiasi PT Hyundai Motor Manufacturing Indonesia yang akan menjadi perusahaan industri otomotif pertama di Indonesia yang melakukan proses produksi kendaraan listrik pada Maret 2022.

Pada tahap awal, PT Hyundai Motor Manufacturing Indonesia akan memproduksi 1.000 unit kendaraan listrik per tahun.

Baca juga: Belajar dari Tahun 2012, Kini SUV Hyundai Dapat Rangking Terbaik Uji Tabrak

Produksi kendaraan listrik ini tentunya menjadi showcase kapabilitas industri otomotif Indonesia yang juga bergerak ke arah industri yang ramah lingkungan.

"Sekaligus memberi pesan kepada dunia internasional bahwa Indonesia siap menjadi hub ekspor utama bagi kendaraan listrik di ASEAN dan wilayah sekitarnya," tutur Menperin.

Pameran ini merupakan langkah nyata dari Hyundai Motor Group sebagai produsen EV global untuk mendukung pemerintah Indonesia.

"Menjadikan Indonesia sebagai basis produksi KBLBB melalui investasi, pembangunan fasilitas produksi dan research, development and design (RDnD), serta pengembangan SDM industri," ungkap Menperin. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Menperin Apresiasi Langkah Hyundai Bangun Pabrik Kendaraan Listrik di Indonesia 

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved