Breaking News:

Mahulu

Pemkab Mahakam Ulu Sosialisasi Saber Pungli dan Gratifikasi untuk Aparatur Sipil Negara

Pemkab Mahulu melalui Inspektorat menggelar Sosialisasi Satuan Berantas Pungutan Liar atau Saber Pungli dan Gratifikasi, di Lamin Adat Lepoq Datah Bil

HUMAS PEMKAB MAHULU
Pemkab Mahulu melalui Inspektorat menggelar Sosialisasi Satuan Berantas Pungutan Liar atau Saber Pungli dan Gratifikasi, di Lamin Adat Lepoq Datah Bilang Ilir, Kecamatan Long Hubung, Kamis (28/10/2021). HUMAS PEMKAB MAHULU 

TRIBUNKALTIM.CO, UJOH BILANG - Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu atau Pemkab Mahulu melalui Inspektorat menggelar Sosialisasi Satuan Berantas Pungutan Liar atau Saber Pungli dan Gratifikasi, di Lamin Adat Lepoq Datah Bilang Ilir, Kecamatan Long Hubung, Kamis (28/10/2021).

Mewakili Bupati Mahulu Bonifasius Belawan Geh. SH, ME, Asisten Bidang Sosial, Ekonomi dan Pembangunan E Tek Hen Yohanes hadir dan membuka sosialisasi.

Turut hadir Wakapolres Kubar Kompol I Nyoman Wijana, didampingi Kanit Lidik III Sat Reskirim Polres Kubar Aipda Muhammad Daud, Inspektur Inspektorat Budi Gunarjo Ompusunggu, Kejaksaan Negeri Kubar dihadiri Ricky Rionart Pangabean.

Asisten II E Tek Hen Yohanes, S.Pd saat membacakan sambutan Bupati Mahulu menyampaikan, dalam menjalankan roda pemerintahan, pejabat administrasi harus menerapkan asas-asas umum penyelenggaraan negara.

Meliputi, asas kepastian hukum, asas tertib penyelenggaraan negara, asas kepentingan umum, asas keterbukaan, asas proporsionalitas, asas profesionalitas, dan asas akuntabilitas.

Baca juga: Oknum Camat dan Kepala Kampung Ditangkap Tim Saber Pungli Berau, Ini Barang Bukti yang Diamankan

Baca juga: Bupati Berau Menyangkan Oknum Camat dan Kepala Kampung Diringkus Saber Pungli

Baca juga: Inspektorat Gelar Sosialisasi Saber Pungli, OPD Sebaiknya Menolak Apapun Bentuk Ucapan Terima Kasih

Ini semua berdasarkan Pasal 3 Undang-undang No 28/1999 tentang penyelenggaraan negara yang Bersih dan Bebas dari Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme.

“Saya sangat mengapresiasi kegiatan ini, semoga sosialisasi ini dapat memberikan pedoman, wawasan dan pengetahuan baru bagi ASN dan Aparat Kampung di wilayah Kabupaten Mahulu, mengenai hal-hal yang menjadi larangan serta ancaman pidana bagi pelaku pungli dan gratifikasi. Serta yang terpenting kita memperkuat sinergitas dalam memberantas segala bentuk tindak pidana korupsi berupa pungli dan gratifikasi,” ucapnya.

Lanjut disampaikaan, yang paling penting melalui kegiatan adalah tindakan dan/atau aksi pencegahan dalam memberantas segala bentuk tindak pidana korupsi berupa pungli dan gratifikasi.

Lanjut disampaikan Asisten II, mengingat dampak yang ditimbulkan akibat adanya pungli dapat berimbas pada rusaknya tatanan masyarakat dan terhambatnya pembangunan, maka sangat jelas diperlukan upaya yang tegas, terpadu, efektif, efisien dan yang mampu menimbulkan efek jera.

Baca juga: Saber Pungli Paser Gencarkan Sosialisasi, Hindari Praktek Pungutan Liar dan Korupsi Pelayan Publik

Camat Long Hubung, Yulia Djiu Hong menyambut baik dan mengapresiasi dengan dilaksanakannya kegiatan sosialisasi Saber Pungli dan Gratifikasi di lingkungan Pemkab Mahakam Ulu, khusus di Kecamatan Long Hubung.

“Ini merupakan pengetahuan bagi kita sebagai pelayan publik, untuk mengetahui hal-hal apa yang seharusnya boleh, maupun tidak boleh dilaksanakan. Kegiatan ini juga menambah wawasan bagi Aparat Kampung, ASN Kecamatan, dan semua pihak yg tentu bergerak besar pada kegiatan-kegiatan yang bisa menimbulkan terjadinya Pungli,” kata Yulia.

Sekretaris Inspektorat, selaku Panitia Sosialisasi Saber Pungli dan Gratifikasi di Pemkab Mahulu Anye Laing, melaporkan kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan peraturan Presiden No 87 Tahun 2016, tentang Saber Pungli dan Peraturan Bupati No 25 Tahun 2018 tentang pedoman pengendalian gratifikasi di lingkungan Pemkab Mahulu.

“Sosialisasi ini akan dilaksanakan selama sehari, diikuti oleh ASN dan Aparat Kampung di Kecamatan Long Hubung. Kami mendatangkan narasumber Kapolres Kubar, Kanit ahli Tipikor, dan Kepala Kejaksaan Negeri Kubar yang akan menyampaikan mengenai pungutan liar, serta ada Inspektur Inspektorat yang akan menyampaikan mengenai Gratifikasi,” ungkapnya.

Dia menambahkan, tujuan sosialisasi ini adalah memberikan pengetahuan dan wawasan mengenai pungli dan gratifikasi untuk menciptakan budaya antikorupsi dalam bilik ASN dan Aparat Kampung, serta mencegah terjadinya pungli dan gratifikasi. (hms/vta/td/adv)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved