Berita Malinau Terkini

Kecamatan Mentarang di Malinau Masuk Wilayah Rawan Banjir, Pulau Sapi Ditetapkan Desa Siaga Bencana

Dari data Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Malinau sepanjang 3 tahun terakhir, banjir berada pada urutan pertama untuk kategori bencana disusul k

Editor: Rahmad Taufiq
TRIBUNKALTIM.CO/MOHAMMAD SUPRI
Bencana alam banjir besar menyapu permukiman warga di pesisir Sungai Mentarang, Kecamatan Mentarang, Kabupaten Malinau, Provinsi Kalimantan Utara, 16 Mei 2021 lalu. TRIBUNKALTIM.CO/MOHAMMAD SUPRI 

TRIBUNKALTIM.CO, MALINAU - Dari data Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Malinau sepanjang 3 tahun terakhir, banjir berada pada urutan pertama untuk kategori bencana disusul kemudian tanah longsor.

Kecamatan Mentarang merupakan satu di antara sekian daerah yang diklasifikasikan sebagai wilayah rawan bencana banjir.

Hal tersebut disampaikan Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malinau, Ibau Jalung.

"Sejumlah permukiman masyarakat di Mentarang memang berhampiran sungai besar, sehingga jadi daerah langganan banjir, contoh di Desa Paking, di sana sering terdampak banjir," ujarnya, Sabtu (30/10/2021).

Desa Pulau Sapi di Kecamatan Mentarang sebelumnya telah diresmikan sebagai Desa Siaga Bencana oleh Wakil Gubernur Kaltara, Yansen Tipa Padan pada Kamis 28 Oktober 2021 lalu.

Baca juga: Tata Ruang dan Bencana Banjir di Malinau, Mitigasi Banjir tak Harus Relokasi

Baca juga: Cegah Covid-19 di Perbatasan RI, Masuk Apau Kayan Malinau Wajib Isolasi Mandiri

Baca juga: 5 Hektare Lebih Lahan Pro Sehat Malinau Ditetapkan jadi Ruang Terbuka Publik

Ibau Jalung menjelaskan, ketangguhan daerah dalam menghadapi bencana alam berkaitan erat dengan upaya pencegahan dan mitigasi.

Menurutnya, masyarakat yang mendiami pesisir Sungai Mentarang berbekal nilai kearifan lokal memiliki respons cepat dalam hal mitigasi bencana di daerah.

"Masyarakat memang dibekali nilai kearifan lokal dari orang-orang tua. Seperti banjir besar kemarin, begitu dengar di wilayah Hulu air naik, warga sudah siap siaga," katanya.

Menurutnya, desa-desa di Kabupaten Malinau tergolong tangguh dalam menghadapi bencana banjir. Terbukti, pada bencana banjir besar lalu, tak ada korban jiwa dilaporkan.

Diberitakan sebelumnya, satu dari sekian pola keberhasilan penanganan bencana banjir di Malinau adalah kemampuan warga untuk memprediksi dan merespons cepat kemungkinan terjadinya banjir. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved