Berita Samarinda Terkini
Disaksikan 9 Walikota, Taman Bebaya Samarinda Diresmikan Walikota Andi Harun
Taman Bebaya atau sebelumnya dikenal dengan nama Taman Buah Tepian diresmikan Walikota Samarinda, Andi Harun pada Kamis (4/11/2021)
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA- Taman Bebaya atau sebelumnya dikenal dengan nama Taman Buah Tepian diresmikan Walikota Samarinda, Andi Harun pada Kamis (4/11/2021).
Peresmian taman dengan ikon rumah buah dan dua jam matahari itu dilangsungkan dalam rangkaian Rapat kerja wilayah (Rakerwil) V Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) di Kota Samarinda.
Walikota Andi Harun menandatangani prasasti peresmian taman tersebut disaksikan oleh 9 walikota peserta Apeksi lainnya se-Kalimantan, usai melakukan kegiatan bersepeda bersama yang diakhiri di taman yang terletak di jalan Slamet Riyadi, Sungai Kinjang tersebut.
Taman Bebaya juga merupakan nama yang disematkan langsung oleh Andi Harun yang diambil dari bahasa Kutai dengan makna "bersama-sama".
Melalui nama itu Andi Harun ingin memberikan pesan kemajuan Kota Samarinda hanya dapat dicapai dengan cara bergotong royong dan bersama-sama pemerintah dan masyarakat.
Baca juga: Kunjungi Taman Buah Tepian, Walikota Samarinda Andi Harun Berikan Nama Resmi Taman Bebaya
Baca juga: Kunjungi Taman Buah Tepian, Walikota Samarinda Andi Harun Berikan Nama Resmi Taman Bebaya
Baca juga: Awali Rangkaian Rakerwil Apeksi di Samarinda, Andi Harun Gowes dan Tanam Pohon Bersama 9 Walikota
"Pesan yang ingin disampaikan, kalau Samarinda mau maju, dan menjadi bermanfaat bagi warganya kata kuncinya adalah bergotong-royong dan bersama-sama," tutur Andi Harun kepada awak media usai peresmian taman.
Kesepuluh walikota dalam kesempatan itu lalu menanam pohon bersama di Taman Bebaya dengan jenis kelengkeng dan kelapa gading.
Selain makna yang tersirat dalam arti nama taman itu, pemilihan nama Bebaya dari bahasa kutai sendiri dikatakan Andi Harun sebagai bentuk pengingat akan kerajaan Kutai Ing Martadipura terhadap lahirnya Kota Samarinda.
"Agar semua masyarakat Samarinda mengenang dan tidak memutus mata rantai sejarah," imbuhnya.
Sebagai pengelola taman, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Samarinda, Nurrahmani menyebutkan dengan diresmikan dan pemberian nama taman tersebut, maka telah membuka potensi bagi masyarakat untuk datang mulai hari ini.
Kendati demikian ia mengakui bahwa sarana dan fasilitas taman yang ada masih ada beberapa kekurangan, namun pihaknya telah memastikan akan tetap melakukan penyempurnaan seiring dibukanya taman.
"Tetapi harapan kami, ini adalah milik kota, dan masyarakat diharap bisa menjaga nya, mungkin fasilitas yang ada jangan sampai berkurang tetapi tunggu kami untuk menambahnya," ucap Nurrahmani.
Baca juga: Komisi III DPRD Samarinda Minta Taman Tepian Baru Ditata dan Utamakan Keselamatan Pengunjung
Kelengkapan taman dari segi parkir juga telah dipasang barrier gate untuk sistem pembayarannya.
Selain itu beberapa papan informasi taman juga telah terlihat terpasang di beberapa titik taman, termasuk plang peringatan agar pengunjung berhati-hati berada di sisi tepian sungai karena taman tersebut berbatasan langsung dengan Sungai Mahakam.
Pengunjung juga tidak diperkenankan untuk bersepeda di area taman, karena sepenuhnya diperuntukkan bagi pejalan kaki dan ruang publik.
"Untuk saat ini kita operasional sampai jam 17.00 sore saja, yang kita khawatirkan itu pada hari Sabtu dan Minggu, namun kita telah koordinasi dengan Satpol PP bahwa pada hari itu mereka akan melakukan pengawasan disini," tutup Kepala DLH Samarinda tersebut. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/walikota-samarinda-andi-harun-meresmikan-taman-bebaya.jpg)