Berita Paser Terkini

Dishub Paser Beber, Pengoperasian KM Sabuk Nusantara 111 Tidak Disosialisasikan

Beberapa waktu lalu Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Republik Indonesia telah meresmikan kapal perintis baru.

Penulis: Syaifullah Ibrahim | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/SYAIFULLAH IBRAHIM
Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kabupaten Paser, Inayatullah saat ditemui beberapa waktu lalu, menjelaskan terkait kapal perintis KM. Sabuk Nusantara 111 yang diresmikan oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Republik Indonesia.  

TRIBUNKALTIM.CO, TANA PASER - Beberapa waktu lalu Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Republik Indonesia telah meresmikan kapal perintis baru dengan rute trayek R-12.

Kapal perintis baru KM Sabuk Nusantara 111 juga dijadwalkan melintasi rute Tanah Grogot, dengan berlabuh di Pelabuhan Pondong, Kabupaten Paser, Provinsi Kalimantan Timur pada Jumat (5/11/2021).

Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kabupaten Paser Inayatullah mengatakan, sejak diresmikan kapal perintis tersebut telah 2 kali berlabuh di perairan Kabupaten Paser.

"Informasi dari teman-teman KUPP Pondong sudah 2 kali beroperasi, padahal sosialisasi belum ada," terangnya.

Baca juga: Capaian Vaksinasi Covid-19 di Penajam Paser Utara 51 Persen, Menunggu Status PPKM

Baca juga: Tsunami di Palu, KM Sabuk Nusantara 39 Terhempas hingga di Atas Pelabuhan Pantoloan

Baca juga: Cegah Virus Corona, 356 Penumpang KM Sabuk Nusantara Diperiksa di Pelabuhan Malundung Tarakan

Untuk itu, Inayatullah sangat menyayangkan tidak adanya sosialisasi terlebih dahulu oleh Kemenhub kepada masyarakat di Kabupaten Paser.

Sebab, hal itu baru Ia ketahui setelah memperoleh informasi dari media. Kemudian Dishub Paser melanjutkan koordinasi dengan Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut Kemenhub Mugen Sartoto.

"Mereka berjanji, karena ini sipatnya masih uji coba dan belum ada jadwal resmi dan melihat atensi masyarakat seperti apa, maka dalam masa inilah merka akan melakukan sosialisasi kepada masyarakat disini," sebut Inayatullah.

Dikatakan Inayatullah, kedepannya, Kemenhub Bakal melibatkan KUPP Kelas II Tana Paser (Pelabuhan Pondong) untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang kehadiran kapal perintis tersebut.

Baca juga: Insiden Kapal Ferry Tabrak Dermaga, Ini Taksiran Kerugian Materialnya

Rute yang dilalui Kapal Perintis KM Sabuk Nusantara 111 meliputi Kotabaru–Tanjung Samalantakan–Tanah Grogot–Balikpapan–Tanah Grogot–Tanjung Samalantakan–Kotabaru–Mamuju–Kotabaru. Dengan kapasitas 400 penumpang.

"Karena ini sifatnya masih kapal perintis, tarif pembiayaannya masih disubsidi oleh pemerintah pusat. Untuk kelas ekonomi sebesar Rp 5 ribu dan kelas satu Rp 19.500 per trip," paparnya.

Kedepannya, jika antusiasme masyarakat cukup tinggi, maka subsidi tidak lagi diberlakukan. Ada kemungkinan juga harga tiket kapal akan dinaikkan.

Sebelumnya, telah ada kapal kargo yang beroperasi di Perairan Kabupaten Paser. Kemudian dijadikan sebagai kapal penumpang.

Baca juga: Tarif Tiket Kapal Ferry Kariangau-Penajam Naik hingga 20 Persen

"Waktu itu kapal kargo tersebut hanya sebentar beroperasi. Bisa dikatakan kondisinya tidak layak untuk digunakan sebagai kapal penumpang. Berawal dari situ dibuatlah kapal perintis ini," kata Inayatullah.

Kapal Perintis tersebut dihadirikan untuk mendukung keberlangsungan konektivitas dan mobilitas orang dan barang di wilayah-wilayah terpencil.

"KM. Sabuk Nusantara 111 Pelabuhan Pangkalan Kotabaru ini, merupakan kapal milik Direktorat Jenderal Perhubungan Laut yang dalam pengoperasiannya diamanahkan kepada Kantor KSOP Kelas III Kotabaru Batulicin," tambahnya.

Dishub Paser juga sangat mendukung dengan beroperasinya Kapal Perintis KM Sabuk Nusantara di perairan Kalimantan. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved