Breaking News:

Ekonomi dan Bisnis

Perkuat Pasar Modal Indonesia, Pemerintah Kembangkan SDM dan Ekosistem Kewirausahaan

Bursa Efek Indonesia masih memiliki potensi yang besar untuk berkembang.

Editor: Budi Susilo
Ekon.go.id
Tangkapan layar kegiatan diskusi Menteri Koordinator Perekonomian, Airlangga Hartarto. Pemerintah akan mendorong peningkatan sosialisasi dan edukasi terkait pasar modal di usia muda melalui kerjasama dengan perguruan tinggi di Indonesia. 

TRIBUNKALTIM.CO, JAKARTA - Bursa Efek Indonesia masih memiliki potensi yang besar untuk berkembang.

Saat ini, sedikitnya 750 perusahaan telah terdaftar di Indonesia Stock Exchange (IDX) dengan kapitalisasi pasar mencapai US$519 miliar dan rata-rata nilai perdagangan mencapai US$948 juta.

Perkembangan ini juga didukung oleh basis investor ritel yang terus mengalami peningkatan.

Kepemilikan saham investor ritel pada bulan September 2021 telah mencapai 14% dari total investor, meningkat dibandingkan tahun 2015 yang hanya sebesar 6,5%.

Baca juga: Ekonomi Triwulan III 2021 Positif, Optimisme Capai Target Pertumbuhan Berkelanjutan

Baca juga: Airlangga Hartarto Sebut Sektor Pelayaran dan Kepelabuhanan Harus Segera Beradaptasi

Baca juga: Sinyal Ekonomi Maju, Airlangga Hartarto: 60 Persen UMKM Dijalankan Perempuan

Di saat yang sama, nilai perdagangan yang dihasilkan investor ritel menunjukkan potensi yang cukup besar di mana porsinya telah mencapai 63,5% pada September 2021.

Investor domestik memiliki dominansi pada pasar modal Indonesia, salah satunya tercermin dari porsi kepemilikan di pasar saham yang mencapai 53,42 persen.

"Sementara pada pasar obligasi Pemerintah maupun korporasi, investor domestik memiliki porsi masing-masing sebesar 78,44% dan 94,05%,” ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam sambutannya pada Webinar Series KAFEGAMA yang bertema

“Memanfaatkan Momentum Kenaikan Investor Retail di Pasar Modal: Peluang, Tantangan, dan Kebijakan 2021”, Jumat (5/11/2021).

Baca juga: Airlangga Hartarto Puji Pemda Kalsel, Bantu Pasien Isoman Covid-19 dengan Hasil Panen Petani

Demografi investor ritel menunjukkan bahwa investor Generasi Z yang berusia 18-25 tahun mendominasi dengan porsi sebesar 38 persen dari total investor ritel.

Oleh karena itu, peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) pada Generasi Muda, khususnya Generasi Z, akan mendorong aktivitas kewirausahaan sehingga dapat mempercepat penciptaan lapangan kerja.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved