Berita Balikpapan Terkini

Soal Sengketa Lahan Tol Balsam, Pemkot Balikpapan Sarankan Warga Tempuh Jalur Hukum

Pemerintah Kota Balikpapan memberikan jawaban tuntutan warga RT 37 Kelurahan Manggar. Hal tersebut berkaitan dengan permasalahan sengketa atas kepemi

TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO
Ilustrasi pertemuan Pemerintah Kota Balikpapan bersama warga RT 37 Kelurahan Manggar di Kantor Pemkot Balikpapan beberapa waktu lalu. TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Pemerintah Kota Balikpapan memberikan jawaban tuntutan warga RT 37 Kelurahan Manggar.

Hal tersebut berkaitan dengan permasalahan sengketa atas kepemilikan tanah di akses Jalan Tol Balikpapan-Samarinda (Balsam) seksi 5.

Warga mengklaim Pemkot Balikpapan belum menunjukan batas wilayah Kelurahan Karang Joang dengan Kelurahan Manggar.

Kepala Bagian Kerjasama dan Perkotaan Balikpapan, Arfiansyah mengatakan, surat tanggapan permohonan penunjukan batas yang diminta warga telah disampaikan, yakni kepada PPK Pengadaan Tanah Jalan Tol Balikpapan-Samarinda selaku pemohon pada 23 September 2021 yang lalu.

Namun, penunjukan batas wilayah tidak dapat dilakukan dengan penjelasan penetapan batas dan pembentukan kecamatan wilayah Kota Balikpapan.

Baca juga: Tol Balsam Balikpapan Samarinda Seksi V Diblokade Lagi, soal Ganti Rugi tak Kunjung Dibayar

Baca juga: Eks Kepala BPN Balikpapan tak Ketahui Perkembangan Ganti Rugi Lahan Tol Balsam Seksi 5

Baca juga: Komisi II DPR RI Sorot Ganti Rugi Lahan Tol Balsam Balikpapan Samarinda yang Belum Tuntas

Hal itu berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 1987 tentang Penetapan Batas Wilayah Kotamadya Daerah Tingkat II Samarinda.

Kotamadya Daerah Tingkat II Balikpapan, Kabupaten Daerah Tingkat II Kutai dan Kabupaten Daerah Tingkat II Pasir.

Selanjutnya Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 1996 tentang Pembentukan 13 Kecamatan.

Di Wilayah Kabupaten Daerah Tingkat II Kutai, Berau, Bulungan, Pasir, Kotamadya Daerah Tingkat II Samarinda dan Balikpapan Dalam Wilayah Propinsi Daerah Tingkat I.

"Untuk memberikan kejelasan dan kepastian hukum terhadap batas wilayah diperlukan penegasan terhadap segmen-segmen batas dan dilanjutkan dengan pengesahan oleh Kepala Daerah," ujarnya.

Sejak diberlakukannya otonomi daerah, penegasan dan pengesahan batas wilayah kelurahan di Kota Balikpapan sampai saat ini masih menyisakan beberapa segmen yang belum selesai penegasannya.

Termasuk di dalamnya segmen batas wilayah Kelurahan Karang Joang, Kecamatan Balikpapan Utara dengan Kelurahan Manggar, Kecamatan Balikpapan Timur.

Dikatakan Arfi, salah satu lokasinya di seksi 5 Jalan Tol Balikpapan-Samarinda, hasil identifikasi surat atas hak tanah milik warga.

Terdapat Sertifikat Hak Milik (SHM) yang dikeluarkan oleh Kantor Agraria/Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kotamadya Balikpapan diterbitkan antara tahun 1984 sampai 1989.

Halaman
123
Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved