Breaking News:

Virus Corona di Berau

Semakin Landai, Jumlah Kasus Terkonfirmasi Positif Covid-19 di Kabupaten Berau Sisa 8 Orang

Kasus terkonfirmasi Covid-19 di Berau terus mengalami penurunan jumlah pasien. Sesuai data Dinas Kesehatan Berau, kasus positif tersisa 8 kasus

TRIBUNKALTIM.CO/RENATA ANDINI
Kepala Dinas Kesehatan Berau, Iswahyudi.TRIBUNKALTIM.CO/RENATA ANDINI 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG REDEB - Kasus terkonfirmasi Covid-19 di Berau terus mengalami penurunan jumlah pasien. Sesuai data Dinas Kesehatan Berau, kasus positif tersisa 8 kasus per Minggu, (7/11/2021)

Bahkan, ruang isolasi RSUD Abdul Rivai, kosong dari pasien dengan gejala berat.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Berau, Iswahyudi membenarkan bahwa kasus di Berau terus melandai. Dengan jumlah pasien yang dirawat saat ini hanya 8 orang.

"Yang kami rilis dalam dua hari ini hanya tersisi 8 pasien,” ungkapnya kepada Tribunkaltim.co.

Bahkan, kata dia, dari beberapa hari terakhir, penambahan jumlah kasus hanya ada satu pasien. Yang artinya, sekarang trend kasus Covid-19 di Berau sudah mampu di tekan.

"Alhamdulillah sekali jika kasus akan terus melandai seperti ini,” bebernya.

Baca juga: Sidak Selama PTM Terbatas, Tim Satgas Covid-19 Berau Temukan Sekolah Lalai Prokes

Baca juga: Wakil Bupati Berau Gamalis Akui Berat Turunkan Harga PCR RSUD di Bawah Swasta

Baca juga: 10 Destinasi Wisata Unggulan di Berau Kalimantan Timur, Ada Karst Berusia 4.000 Tahun

Kendati demikian, protokol kesehatan harus terus dilaksanakan. Pasalnya, saat ini Berau masih berada di PPKM level 3. Meskipun Pemkab Berau telah mengupayakan untuk peningkatan vaksinasi.

Iswahyudi mengakui bahwa potensi terjadi lonjakan masih ada. Jika masyarakat terlalu euforia. Kemudian mengabaikan protokol kesehatan.

Saat ini pihaknya berharap, agar dalam waktu dekat kasus bisa menjadi Nol. Untuk kemudian dievaluasi oleh Satgas Pusat, dan Berau bisa menjadi level 2.

"Kami harap bisa turun level, tapi masyarakat juga harus bisa bekerja sama untuk mempertahankan jumlah kasus yang semakin melandai,” bebernya.

Pihak pemerintah juga telah kembali menggelar operasi yustisi, seperti menyasar ke daerah sekolah maupun cafe dan THM. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved