Berita DPRD Kukar
Anggota DPRD Kukar Ma'ruf Marjuni Prihatin, Kondisi Jalan Desa Salo Cella Rusak Parah
Kondisi jalan di sepanjang Desa Salo Cella, Kecamatan Muara Badak, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), sangat memprihatinkan.
Penulis: Aris Joni | Editor: Diah Anggraeni
TRIBUNKALTIM.CO - Kondisi jalan di sepanjang Desa Salo Cella, Kecamatan Muara Badak, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), sangat memprihatinkan.
Tak ayal, kondisi jalan itu pun mendapat sorotan dari anggota DPRD Kukar dapil Muara Badak, Ma'ruf Marjuni.
Dikatakan Ma'ruf Marjuni, kondisi sebagian jalan di Desa Salo Cella masih tanah merah.
Baca juga: Anggota DPRD Kukar Ahmad Zulfiansyah Gagas Film Perisai Mahakam, Tampilkan Budaya Khas Kutai
Saat ini aksesnya hampir terputus karena beberapa faktor, salah satunya air yang menggenang saat hujan.
Ditambah lagi banyaknya mobil double cabin maupun mobil besar yang lewat, sehingga memperparah kondisi jalan dan dirinya berpendapat lama-kelamaan akses tersebut amblas.
"Sekarang kalau mobil minibus maupun kendaraan roda dua lewat sudah enggak bisa lagi. Harian itu sempat ada ibu-ibu pakai motor lewat sana itu dan kebetulan posisinya ada depan mobil saya, itu sampai jatuh," katanya belum lama ini.
Sementara terkait status, Ma'ruf mengatakan, jalan desa itu merupakan milik Pemkab Kukar.
Meski demikian, hingga kini belum juga ada perbaikan ataupun peningkatan infrastruktur.
"Dulu perusahaan di sekitar masih ada perawatan jalan, seperti penambahan aggregat, namun sekarang tak ada," ujar Ma'ruf.
Baca juga: DPRD Kukar Beri Apresiasi Warga Atas Kesadaran Tinggi Prokes, Kasus Covid-19 Landai
Padahal, ucap dia, usulan penjangkauan infrastruktur jalan tersebut sudah berulang kali diajukan saat musrenbang, namun tidak kunjung ada respons dari pemerintah.
"Jadi, sekarang kalau masyarakat mau keluar harus lewat perusahaan batu bara," ungkapnya.
Ma'ruf menambahkan, sekitar 3 tahun lalu atau tepatnya masa kampanye calon Gubernur Kaltim Isran Noor-Hadi Mulyadi, pada saat itu Ustaz Maulana jadi saksinya.
Mereka berjanji jika menjabat gubernur, jalan akan diperbaiki tapi sampai sekarang janji-janji manis tak kunjung terealisasikan.
"Saya berharap agar pemerintah lebih memperhatikan wilayah pesisir apalagi penyumbang pendapatan asli daerah Kukar berasal dari migas yang notabene dari pesisir seperti Kecamatan Marangkayu, Muara Badak, ataupun Sangasanga," pungkasnya. (adv)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/maruf-marjuni-bersama-wabup-kukar-rendi-solihin.jpg)