Breaking News:

Berita DPRD Kalimantan Timur

Berpotensi Jadi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Jawad Ajak Masyarakat Lestarikan Cagar Budaya

Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Jawad Sirajuddin mengutarakan, sektor pariwisata khususnya yang terkait dalam kunjungan pada objek cagar budaya dan lai

Editor: Diah Anggraeni
HO/Humas DPRD Kaltim
Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Jawad Sirajuddin. 

TRIBUNKALTIM.CO - Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Jawad Sirajuddin mengutarakan, sektor pariwisata khususnya yang terkait dalam kunjungan pada objek cagar budaya dan lainnya sempat redup akibat pandemi Covid-19.

Hal itu lantaran kebijakan PPKM yang menutup segala kegiatan yang dapat menimbulkan keramaian.

"Untuk meminimalisir kemungkinan penularan virus corona dari klaster wisata, segala aktivitas kunjungan baik wisata maupun penelitian dihentikan sementara," ujarnya.

Baca juga: Banggar Kaltim Sambangi DPRD DKI, Bahas Anggaran 2022 dan Pokok-pokok Pikiran

Namun demikian, dengan adanya adaptasi kebiasaan baru (new normal) dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat dapat mulai membangkitkan semangat berkunjung ke objek cagar budaya, khususnya di Kaltim.

Ia melanjutkan, cagar budaya yang ada di Kaltim tersebar di banyak kota dan kabupaten dan merupakan objek wisata kunjungan baik masyarakat lokal maupun internasional seperti peninggalan keraton, masjid, makam, hingga keberadaan Kawasan Sangkulirang Mangkalihat yang memiliki gambar cadas prasejarah penting di dunia.

"Peninggalan itu sebagai warisan budaya dan saksi bisu budaya yang penting dalam membangun kesadaran sejarah dan budaya menuju identitas budaya nasional," kata politikus PAN ini.

Menurutnya, seluruh elemen masyarakat harus turut andil dalam kegiatan pelestarian cagar budaya tersebut.

Objek cagar budaya yang dimiliki oleh masing-masing daerah dapat berpotensi menjadi basis pariwisata dan pengembangan ekonomi kreatif.

Baca juga: Penyampaian Nota Penjelasan Raperda dan Hasil Renja, DPRD Kaltim Gelar Rapat Paripurna ke-26

Dijelaskannya, potensi pariwisata yang dapat dikembangkan meliputi potensi wisata budaya, wisata desa, wisata alam, air, penyusuran sungai, dan wisata pendidikan serta penelitian.

Pemanfaatan ekonomi kreatif dapat ditawarkan beberapa produk hasil kerajinan rakyat, suvenir maupun wisata kuliner lokal.

"Pemanfaatan melalui ekonomi kreatif jadi salah satu alternatif, mengembangkan pariwisata yang berbasis budaya lokal dan mendukung masyarakat meningkatkan kesejahteraannya," pungkasnya. (adv)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved