Liga 1
Modal Berharga Borneo FC Jelang Laga Kontra Persipura di Seri Ketiga BRI Liga 1 2021
Tim asal Kota Samarinda, Kalimantan Timur, Borneo FC menatap seri ketiga BRI Liga 1 2021 dengan kepercayaan diri tinggi
TRIBUNKALTIM.CO - Tim asal Kota Samarinda, Kalimantan Timur, Borneo FC menatap seri ketiga BRI Liga 1 2021 dengan kepercayaan diri tinggi.
Pasalnya, laga terakhir di seri kedua BRI Liga 1 2021, Borneo FC berhasil meraih kemenangan atas PSIS Semarang, pada Jumat (5/11/2021) lalu.
Padahal, pada laga tersebut Borneo FC tidak diunggulkan untuk dapat meraih kemenangan.
Laga pembuka di seri ketiga, atau pekan ke-12 BRI Liga 1 2021, Borneo FC akan berhadapan dengan Persipura Jayapura.
Ya, Borneo FC optimistis menyambut seri ketiga usai berhasil menumbangkan PSIS Semarang pada pekan ke-11 Liga 1 2021.
Borneo FC menutup seri kedua Liga 1 2021 dengan hasil yang memuaskan.
Baca juga: Menang 1-0 Atas PSIS Semarang, Pemain Borneo FC Hendro Siswanto: Kerja Keras Bersama
Baca juga: Kemenangan Atas PSIS Semarang Diakui Pemain Borneo FC Hendro Siswanto Berkat Kerja Keras Tim
Baca juga: Borneo FC Menang Lawan PSIS Semarang, Pelatih Risto Vidakovic: Mereka Berkonsentrasi
Skuad berjuluk Pesut Etam sukses membungkam tim papan atas PSIS Semarang.
Bermain di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Jumat (5/11/2021), Borneo FC menang tipis 1-0 atas tim Mahesa Jenar.
Gol semata wayang Borneo FC diciptakan oleh Wawan Febriyanto pada menit ke-51.
Kemenangan ini sukses membuat Borneo FC menjauh dari zona degradasi Liga 1 2021.
Pesut Etam menduduki posisi 11 klasemen dengan 13 angka.
Asisten pelatih Borneo FC, Ahmad Amiruddin, menuturkan bahwa pemainnya saat ini dalam kondisi kelelahan.
Baca juga: HASIL Akhir Borneo FC vs PSIS Semarang 1-0, Gol Sundulan Wawan Febrianto Bawa Pesut Etam Unggul
Wajar saja, Javlon Guseynov dkk harus menjalani lima laga dalam kurun waktu 20 hari.
Untuk itu, jatah libur diberikan kepada pemain dan ofisial tim sebelum bergulirnya seri ketiga.
"Waktunya berkumpul bersama keluarga. Masih ada waktu santai sebelum bekerja lagi," ucap Amir dikutip dari laman resmi Liga 1, dilansir dari Bolanas.com.

Amir menilai, kemenangan atas PSIS menjadi modal berharga timnya menyambut seri ketiga.
"Alhamdulillah meraih kemenangan. Hasil yang bagus untuk nanti mengawali seri ketiga," imbuhnya.
Namun secara keseluruhan, hasil seri 2 sebenarnya masih kurang bagus bagi Borneo FC.
Baca juga: Ada di Posisi 4 Klasemen Sementara, Pelatih Borneo FC Sebut PSIS Semarang Punya Kepercayaan Diri
Pasalnya, tim besutan Risto Vidakovic hanya mampu menang dua kali dan tiga kali menelan kekalahan.
Amir pun menegaskan bahwa staf pelatih akan bekerja keras membenahi tim sebelum seri ketiga.
"Sudah ada modal baik di laga terakhir. Mental tim juga terangkat. Kami optimistis Borneo FC bisa mendapat posisi lebih baik di seri ketiga nanti," pungkas Amir.
Seri ketiga rencananya kembali digelar di Jawa Tengah dan Yogyakarta.
Borneo FC akan menghadapi Persipura Jayapura pada laga perdana di seri ketiga Liga 1 2021.
Pertandingan tersebut dijadwalkan berlangsung di Stadion Maguwoharjo, Sleman, pada 18 November 2021.
Baca juga: Lawan PSIS Semarang, Pelatih Kepala Borneo FC Risto Vidakovic Mengaku Pasukannya Siap Tempur
Sementara itu, PSIS Semarang semakin tenggelam usai ditumbangkan Borneo FC dengan skor 0-1 pada pekan ke-11 Liga 1 2021/22.
PSIS Semarang di bawah asuhan Ian Andrew Gillan tampak menunjukkan performa menukik di Liga 1 2021/22.
PSIS Semarang juga diderh sejumlah masalah pada laga ini, meliputi kegeraman Bruno Silva dan kartu merah kilat Eka Febri.
PSIS Semarang biarpun mengawali laga sebagai unggulan tampak tak bisa mengembangkan permainan.
Sebaliknya, Borneo FC asuhan Risto Vidakovic sanggup mengontrol jalannya laga dengan memanfaatkan kualitas Nuruddin Davronov dan Jonathan Bustos.
Biar begitu, tak ada peluang bersih tercipta hingga pertengahan babak kedua.
Baca juga: Jelang PSIS Semarang vs Borneo FC, Pelatih Risto Vidakovic Merasa Hujan Bukan jadi Kendala
Selepas 25 menit, Fandi Eko Utomo dan Nuruddin Davronov bergantian melepas tendangan jarak jauh yang melebar jauh dari incaran.
Hingga babak pertama usai, kedua tim gagal mencatat satu pun shot on target.
Memasuki babak kedua, Borneo FC langsung mencetak gol lewat sundulan Wawan Febrianto.
Gol tersebut tergolong unik, mengingat Wawan Febrianto menanduk bola yang juga dikirim Wildansyah dengan kepala.
Selepas gol tersebut, pelatih PSIS Ian Andrew Gillan merespons dengan mengganti sejumlah pemain, termasuk striker Bruno Silva.
Bruno Silva yang jarang mendapat bola digantikan oleh Andreas Ado pada menit ke-59.
Namun, striker asal Brasil itu tampak tak senang, tidak menjabat tangan pelatih, dan tak menghampiri bangku cadangan skuat Mahesa Jenar.
Tak lama kemudian, PSIS semakin tenggelam setelah pemain pengganti Eka Febri menerima kartu merah pada menit ke-64.
Sepanjang sisa pertandingan, PSIS hanya sempat mencuri peluang lewat tendangan Pratama Arhan yang mampu diamankan Gianluca Pandeynuwu. (*)