Berita Balikpapan Terkini

Kemenag Johan Marpaung Nilai, Pemanfaatan Embarkasi Haji Balikpapan Terbentur Regulasi

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Balikpapan, Johan Marpaung menanggapi usulan Komisi VIII DPR RI.

Penulis: Miftah Aulia Anggraini | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO
Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Balikpapan, Johan Marpaung menanggapi usulan Komisi VIII DPR RI saat berkunjung ke Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, Selasa (9/11/2021). 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Balikpapan, Johan Marpaung menanggapi usulan Komisi VIII DPR RI.

Dalam pertemuannya di Aula Kantor Pemerintah Kota Balikpapan, pihaknya bersama legislator Senayan membahas pemanfaatan Embarkasi Haji Balikpapan.

“Tadi Komisi VIII masalah regulasi saja,” ujarnya kepada TribunKaltim.co, Selasa (9/11/2021). 

Diketahui, Komisi VIII DPR RI menginginkan pemanfaatan Embarkasi Haji Balikpapan dilakukan secara maksimal untuk menghasilkan pendapatan tambahan.

Baca juga: Ditjen PHU Kemenag RI Sambangi Embarkasi Haji Balikpapan, Soroti Kasus Covid-19

Baca juga: Tinjau Langsung Penanganan Pasien Isoman, Kepala BNPB Sambangi Embarkasi Haji Balikpapan

Baca juga: Antisipasi Lonjakan Covid-19, Embarkasi Haji Balikpapan Bakal jadi Rumah Sakit Darurat

Hanya saja, kata Johan, harapan tersebut masih terbentur dengan adanya regulasi.

Sebab, penggunaan Embarkasi Haji hanya sekira empat bulan.

“Bagaimana kita memanfaatkan asrama haji, asrama haji kan cuma dipakai empat bulan, nah delapan bulannya bagaimana dimanfaatkan,” terangnya.

Johan menilai, harus ada aturan yang diterbitkan oleh Kementerian Keuangan. Sebab, akan masuk dalam pendapatan negara bukan pajak (PNBP).

Baca juga: Besok Embarkasi Haji Balikpapan Kembali Tampung Pasien Isolasi Mandiri

Sehingga Kementrian Agama Kota Balikpapan pun berharap, Komisi VIII DPR RI bisa memfasilitasi terkait usulan tersebut.

“Kami sudah melakukan itu tapi masih terbentur regulasi," tegas Johan.

"Karena regulasinya itu harus terkait dengan Menteri keuangan karena kita mengumpulkan dana atau PNBP,” kata Johan.

Menurutnya, selama dua tahun terakhir pendapatan Embarkasi Haji Balikpapan sudah dimaksimalkan melalui Unit Pelaksana Teknis (UPT).

Baca juga: Pasien Covid-19 Embarkasi Haji Siap-siap Angkat Kaki Minggu Ini, Satgas Balikpapan Ungkap Alasannya

Pendapatan tersebut, akan masuk dan disetor melalui kas negara.

Sudah berjalan dua tahun, normal (sudah menghasilkan) itu kan disetor ke negara.

"Nanti dikembalikan yang mengelola ada UPT,” tandasnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved