Berita Pemkab Kutai Barat

Sebagai Bentuk Peningkatan Kualitas SDM, Pemkab Kutai Barat Mutasi Pejabat Eselon

Para pejabat harus mampu menempatkan diri sebagai figur pemimpin, dewasa serta mampu menyikapi segala permasalahan dengan baik.

Editor: Diah Anggraeni
HO/Humas Pemkab Kubar
Sekretaris Kabupaten Kutai Barat, Ayonius didampingi Plt Asisten II menyaksikan penandatanganan berita acara serah terima jabatan pejabat eselon di lingkungan sekretariat kabupaten, Senin (8/11/2021). 

TRIBUNKALTIM.CO - Para pejabat harus mampu menempatkan diri sebagai figur pemimpin, dewasa serta mampu menyikapi segala permasalahan dengan baik.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Kabupaten Kutai Barat (kubar), Ayonius, S.Pd., M.M. dalam serah terima jabatan kepala bagian dan subbagian di sekretariat kabupaten yang dilaksanakan di Balai Agung Aji Tulur Jejangkat, Senin (8/11/2021).

Ayonius mengucapkan selamat bergabung kepada para pejabat baru dan bagi rekan-rekan yang keluar dan bertugas di perangkat daerah (PD) yang baru, semoga sukses.

Baca juga: Kontingen Kubar Sedih Popda XVI Tahun 2021 Batal Dihelat

Turut hadir dalam kegiatan ini Plt Asisten II Nipandel, S.Sos, M.M.

Ia juga menyampaikan pesan bagi pejabat eselon III dan IV yang baru masuk agar segera memahami kondisi di sekretariat kabupaten, jangan sampai menganggap asing.

Para pejabat eselon juga diimbau bisa membina staf-stafnya dengan baik.

"Dulu ada seorang profesor mengatakan jika menjadi pimpinan memiliki 10 staf, maka 10 juga cara pikir dan cara pandang. Oleh sebab itu, kita ditugaskan menghadapi suatu masalah, karena semakin banyak orang yang menilai. Di situlah, pemimpin perlu dewasa dalam berpikir dan bertindak," ujarnya.

Begitu pula para pejabat yang pindah, janganlah berpikir menjadi beban namun tanggung jawab.

Jika beranggapan pekerjaan adalah beban, maka akan membuat pekerjaan tidak maksimal.

Baca juga: Kubar Wujudkan Transaksi Nontunai, TP2DD Sosialisasi Pemungutan Retribusi kepada Pedagang

Pemimpin juga diharapkan bisa menilai staf dengan objektif dan memberikan porsinya masing-masing dan tanggung jawab.

Mutasi merupakan tuntutan serta keharusan yang memang harus ada pergeseran, karena memang mutasi diperlukan.

"Dengan mutasi ini, kita ingin menjadikan roda pemerintah lebih baik. Artinya di PD tersebut lebih membutuhkan pemikiran dan kontribusi pejabat yang dimutasi ke PD tersebut. Sekali lagi rekan-rekan yang bertugas di PD bekerjalah dengan baik dan bertanggung jawab. Dengan saya jangan terlalu segan, jika ada hal yang perlu dikoordinasikan, silakan," ucap Ayonius.

Begitu juga bagi para pejabat yang dipindahkan ke tempat yang baru, jika belum memiliki wawasan mari terus belajar terkait aturan serta tugas-tugas di tempat yang baru.

Baca juga: Bupati Kubar Serahkan Bantuan 1.270 Paket Kesehatan dari Kemensos, Disalurkan Melalui Karang Taruna

Bagi pejabat yang pindah juga harus memiliki jiwa pemimpin yang bisa membedakan dan bisa melibatkan semua staf dalam kegiatan sesuai tugas masing-masing.

"Sekali lagi para pejabat yang sudah diberikan kepercayaan bekerjalah dengan baik, pahami dan karakter staf. Jadi pemimpin harus bisa menilai dari semua sisi. Ketika menilai, jangan di saat marah. Ketika menilai, seseorang di saat hati jernih sehingga ada sisi positif," pungkasnya. (adv)

Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved