Berita Kaltim Terkini

Warga Paser dan Balikpapan Lapor Dugaan Kasus Penipuan Rp 1,2 Miliar, Polda Kaltim Beri Respon

Sejumlah masyarakat asal Kabupaten Paser dan Kota Balikpapan, melaporkan dugaan kasus penipuan

Penulis: Niken Dwi Sitoningrum | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO
Sejumlah masyarakat Kabupaten Paser dan Kota Balikpapan melaporkan dugaan kasus penipuan arisan online dan pembelian produk MI Glow. TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Sejumlah masyarakat asal Kabupaten Paser dan Kota Balikpapan, melaporkan dugaan kasus penipuan yang dialami hingga total kerugian mencapai Rp 1,2 miliar.

"Kita sudah mengikuti arisan online ini dan melakukan pembayaran sesuai jadwal juga tetapi ketika giliran kita dapat tidak ditransfer sama sekali," ujar Hani (29) sebagai salah satu korban dugaan kasus penipuan ini di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur.

Para korban ini menyampaikan harapannya kasus ini akan ditindaklanjuti agar tidak ada lagi korban dugaan kasus penipuan selanjutnya dari terduga SDA.

"Harapannya supaya kasus ini terus ditindaklanjuti ya agar nantinya tidak ada korban selanjutnya juga," tambahnya.

Baca juga: TIPU 900 Orang di Seluruh Indonesia, Usia Pelaku Investasi Bodong BEEZY Ternyata Masih Sangat Muda

Baca juga: NEWS VIDEO Kisah Owner Mi Glow Sartika Deasy Bangkit dari Keterpurukan

Baca juga: Menilik Bisnis Kecantikan di Balikpapan, Dalam Sebulan Mi Glow Raih Rp 3 Miliar

Para korban akhirnya memberikan kuasa kepada Persatuan Pemuda Dayak (Perpedayak) Indonesia untuk mengawal dugaan kasus penipuan yang telah dialami.

"Kita mengawal kasus ini dengan tujuan menuntut hak daripada para korban dan menghargai proses hukum yang sedang berlangsung di kepolisian terlibat, yaitu Polres Kabupaten Paser dan Polresta Balikpapan untuk segera ditindaklanjuti," tandas Rahmat selaku Ketua Harian Dewan Pimpinan Wilayah Perpedayak Indonesia kepada TribunKaltim.co, Selasa (9/11/2021).

Penipuan ini bermoduskan arisan online dan pembelian produk kosmetik MI Glow yang dilakukan terduga SDA.

Ditemui di tempat yang sama, mewakili Bagwassidik Polda Kaltim, Iptu Rustam, S.H, menyampaikan tanggapannya untuk melakukan asistensi kepada penyidik yang diduga lambat dalam menangani kasus dugaan penipuan ini.

Baca juga: Uang Raib Dibawa Lari, Kisah Owner Mi Glow Sartika Deasy Bangkit dari Keterpurukan

"Kami akan melakukan asistensi dan pengawasan kepada Polres Kabupaten Paser dan Polresta Balikpapan yang menangani dugaan kasus penipuan ini," tandasnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved